2 Ribu Tagihan BPJS Warga Bontang Diputus dari Pusat; Wali Kota Neni : Ditanggung APBD, Layanan Tetap Jalan
Wali Kota Bontang saat Neni mendatangi RSUD Taman Husada (Klik Kaltim).
BONTANG- Pemerintah pusat resmi memutus pembayaran Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS 2.753 orang warga Bontang pada 2026 ini.
Walhasil Pemkot Bontang harus menambah jumlah tanggungan pembayaran BPJS Kelas III menggunakan APBD pada tahun ini sesegera mungkin.
Langkah ini diambil agar masyarakat Bontang langsung menerima manfaat jaminan kesehatan mereka. Dinas Kesehatan pun diminta mengambil data peserta yang dicoret kemudian dialihkan ke APBD.
“Kami barundapat info Ini tadi ada 2.753 penerima manfaat diputuskan tidak dilanjutkan pembiayaan langsung kami ambil alih," ucap Neni.
Penghapusan pembayaran itu tak dijelaskan rinci oleh pemerintah pusat. Diketahui total penerima PBI dari pusat di Bontang sebelumnya mencapai 26.899 jiwa. Dengan adanya pemutusan tersebut, jumlahnya kini tersisa 24.146 penerima manfaat.
Saat ini, jumlah penerima PBI yang dibiayai APBD Bontang mencapai 56.786 jiwa dan angka tersebut berpotensi bertambah seiring pengalihan dari pusat.
Neni memastikan masyarakat tidak perlu khawatir kehilangan akses layanan kesehatan. Ia bahkan telah menginstruksikan seluruh fasilitas kesehatan agar tetap melayani warga yang sebelumnya ditanggung pusat meski status kepesertaannya mendadak nonaktif.
“Saya sudah sampaikan, jika ada penerima manfaat jaminan kesehatan yang sebelumnya ditanggung pusat tiba-tiba tidak aktif, jangan ditolak. Tetap dilayani,” tegasnya.
Sementara itu, untuk PBI yang bersumber dari pemerintah provinsi sebanyak 3.000 peserta, hingga kini belum ada informasi pemutusan pembiayaan.
“Kalaupun nanti diputuskan provinsi, tugas kami dari pemerintah kota Bontang harus mengupayakan. Kalau perlu cukup KTP saja bisa berobat,” pungkasnya
Sebagai informasi berdasarkan data, jumlah warga Bontang yang telah terdaftar dalam program jaminan kesehatan sementara ini, mencapai 180.196 jiwa. Rinciannya, PBI APBN 26.899 jiwa, PBI APBD 56.756 jiwa, PPU Badan Usaha 64.777 jiwa, PPU Penyelenggara Negara 19.236 jiwa, serta peserta mandiri 12.498 jiwa.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: