2 Pengemudi Bantah Terlibat Kasus Tabrak Lari yang Sebabkan Bocah Tewas di KM6 Bontang
TKP penemuan jenazah anak perempuan yang diduga jadi korban tabrak lari.
BONTANG- Kasus dugaan tabrak lari yang menewaskan anak di Jalan Brighend Katamso, Kelurahan Gunung Elai masih dibalut misteri.
Satlantas Polres Bontang kesulitan mencari pelaku karena minim alat bukti. Meski dugaan kuat korban meninggal dunia akibat ditabrak kendaraan.
Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano melalui Kasat Lantas AKP Purwo Asmadi memaparkan, berdasarkan hasil visum korban meninggal karena luka berat di kepala. Terdapat luka sobek yang membuat korban mengalami pendarahan hebat hingga akhirnya meninggal.
Polisi juga masih melakukan identifikasi mendalam lewat rekonstruksi. Namun ia mengakui informasi yang berhasil dikumpulkan masih sangat terbatas. Sebelumnya, polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap dua supir, namun keduanya kompak membantah.
"Kami masih tunggu orang tua korban yang sedang di Madura pasca menguburkan anaknya. Kalau 2 supir ini tidak mengaku, jadi susah juga menetapkan tersangka akibat minim alat bukti," ucap AKP Purwo.
Namun dia menegaskan polisi tak tinggal diam dan terus melakukan penyidikan dan mencari saksi kunci atau rekaman CCTv.
"Kalau yang sekarang saksi mata minim. Rekaman CCTv yang kami dapatkan tidak ada yang menjurus ke lokasi kejadian. Tapi kami masih terus cari," sambungnya.
Sebelumnya diberitakan, Seorang bocah perempuan berusia sekitar dua tahun ditemukan meninggal pada Selasa (17/3/2026) di area parkir depan Natara Toko Sembako Batuah dan Warung Bungo Masakan Minang.
Jenazah korban dalam kondisi mengenaskan. Posisi kepala penuh darah akibat luka seperti benturan yang cukup keras.
Bahkan bekas darah korban yang masih terlihat di area parkiran telah ditutup menggunakan pasir.
Paman korban, Diki, mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh ayahnya sekitar pukul 13.39 Wita dalam kondisi tergeletak. Saat ditemukan, korban sudah mengalami luka serius di bagian kepala.
“Ponakan saya umurnya sekitar dua sampai tiga tahun. Ditemukan bapaknya sudah dalam keadaan luka di kepala,” ujar Diki saat ditemui, Selasa (17/03/2026) lalu. (*)
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: