•   13 August 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Pemkot Samarinda Tiadakan Pawai HUT Kemerdekaan; Pilih Bayar Utang dan BPJS

Samarinda - Redaksi
13 Agustus 2026
 
Pemkot Samarinda Tiadakan Pawai HUT Kemerdekaan; Pilih Bayar Utang dan BPJS Pawai Karnaval Kota Samarinda 2025

KLIKKALTIM – Tunggakan utang Pemerintah Kota Samarinda kepada rekanan di tahun anggaran 2025 lalu berdampak dengan penghematan besar-besaran di tahun ini.

Agenda perayaan HUT Kemerdekaan ke-81 tahun ini ditiadakan demi menghemat anggaran belanja pemerintah. Anggaran sekitar Rp2 miliar hingga Rp2,5 miliar yang biasanya digunakan untuk kegiatan tersebut dialihkan ke sejumlah kebutuhan daerah.

Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan keputusan itu diambil sebagai bagian dari efisiensi anggaran. Pemkot memilih mengurangi kegiatan seremonial dan mengarahkan anggaran untuk kewajiban daerah yang dinilai lebih mendesak.

“Kan sayang kalau habis sampai Rp2 miliar hingga Rp2,5 miliar untuk kegiatan pawai. Kalau lagi uang ada, uang banyak, ya kita akan tetap laksanakan,” kata Andi Harun.

Anggaran tersebut akan diarahkan antara lain untuk pembayaran utang, pembiayaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, serta kebutuhan lain yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

Andi mengatakan keputusan meniadakan pawai bukan berarti Pemkot Samarinda menghilangkan kemeriahan peringatan Kemerdekaan. Kegiatan perayaan justru diarahkan agar lebih banyak berlangsung di tingkat kelurahan.

“Kami juga menyayangkan, tapi kan kita sudah sepakat untuk mengurangi acara-acara seremonial, tanpa mengurangi sakral dan meriahnya acara Dirgahayu ke-81,” ujarnya.

Menurut Andi, kegiatan seperti perlombaan, olahraga, jalan sehat hingga bazar UMKM tetap dapat digelar masyarakat di lingkungan kelurahan.

“Kita sekarang alihkan ke kelurahan, supaya mereka meriah semua. Boleh cek sekarang di kelurahan, macam-macam lomba yang ada di kelurahan, diikutsertakan UMKM,” katanya.

Dia memahami Pawai Pembangunan merupakan salah satu agenda yang setiap tahun dinantikan masyarakat. Karena itu, Andi menyampaikan permohonan maaf kepada warga atas keputusan tersebut.

“Saya minta maaf, saya mohon pengertian masyarakat bahwa untuk tahun ini kemungkinan kita tiadakan dalam rangka efisiensi,” ucapnya.

Andi memastikan peniadaan pawai hanya berlaku untuk tahun ini. Jika kondisi keuangan daerah kembali memungkinkan, agenda tersebut akan dipertimbangkan untuk digelar kembali.

“Biarlah di kelurahan yang ramai. Mudah-mudahan, mohon doanya tahun depan kita bisa adakan lagi,” demikian Andi Harun.






TINGGALKAN KOMENTAR