Kapasitas Tempat Tidur Rawat Inap Covid-19 di Samarinda Mengkhawatirkan
Tower 8 Wisma Atlet disiapkan untuk ruang isolasi pasien Covid-19. ©Liputan6.com/Faizal Fanani
KLIKKALTIM -- Dinas Kesehatan Kota Samarinda di Kalimantan Timur melaporkan keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) pasien rawat inap Covid-19 mencapai 65 persen. Meski mengkhawatirkan, angka itu masih di bawah puncak pandemi lalu, di mana angka BOR mencapai lebih 80 persen.
Dinkes Samarinda menyatakan tengah bersiap menghadapi puncak pandemi Covid-19 keempat kalinya, seiring dengan tingginya penambahan kasus harian.
"Kita sudah mampu melewati tiga puncak pandemik di tahun 2020 dan (awal) tahun 2021," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda Ismed Kusasih, Sabtu (3/7).
Ismed menerangkan, BOR Covid-19 untuk 14 pusat karantina dan rumah sakit di Samarinda berkapasitas 479 orang berada di angka 65 persen. "Mengkhawatirkan tapi kita pernah mencapai 85 persen puncak pandemi lalu," ujar
"Secara epidemiologi dan (hukum alam) Samarinda harus cepat menuju ke puncak, agar Samarinda juga terus turun cepat dari puncak pandemik," tambah Ismed.
Ismed juga menyampaikan sejumlah hal penting. Di mana, tiga puncak pandemi terdahulu, belum tersedia vaksin Covid-19. "Yang sekarang, meskipun varian Covid-19 lebih menggila, paling tidak Samarinda sudah mampu membentuk herd immunity dengan vaksin sekitar 140 ribuan penduduk Samarinda," sebut Ismed.
"Ditambah yang sembuh dari Covid-19 ada 13 ribuan. Herd immunity kita sudah di angka 150 ribuan penduduk dari sekitar 930 ribu penduduk," terang Ismed.
Di Samarinda per hari ini, bertambah 151 kasus positif baru, sehingga total menjadi 14.562 kasus. Di mana, 13.508 kasus di antaranya sembuh dan 373 kasus meninggal. Sehingga yang berstatus perawatan Covid-19 ada 681 kasus.
Sementara, secara umum di Kalimantan Timur, Satgas Covid-19 Kaltim melaporkan terjadi penambahan 661 kasus positif baru hari ini. Total kasus menjadi 79.114 kasus positif sejak awal pandemi. Dari itu, kasus sembuh mencapai 72.012 kasus dan 1.867 kasus meninggal usai bertanya 16 kasus meninggal baru.
"Untuk kasus positif aktif atau pasien dalam status perawatan Covid-19 berjumlah 5.235 orang. Di antaranya di kota Balikpapan ada 2.009 orang," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalimantan Timur Andi M Ishak. [ded]
Sumber: Republika
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: