•   02 August 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Seruduk Truk Mogok di Poros Bontang - Sangatta, Pemotor Tewas

Bontang - M Rifki
01 Agustus 2026
 
Seruduk Truk Mogok di Poros Bontang - Sangatta, Pemotor Tewas Petugas Satlantas Polres Kutim di lokasi kecelakaan. (Ist)

KUTAI TIMUR – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Poros Sangatta – Bontang Kilometer 24, Kecamatan Sangatta Selatan, Kabupaten Kutai Timur, Sabtu (1/8/2026) pukul 05.30 Wita. 

Insiden tersebut melibatkan satu unit truk traktor head Mercedes-Benz dan satu unit sepeda motor Honda Beat yang mengakibatkan seorang pengendara motor meninggal dunia.

Kapolres Kutai Timur AKBP Aryansyah, melalui Kasat LantasAKP Rezky Nur Harismeihendra mengatakan, kecelakaan bermula saat pemotor honda beat melaju dari arah Bontang menuju Sangatta. 

Korban kemudian tak melihat terdapat 1 truk yang berhenti akibat mogok diduga karena tertutup oleh kabut. Kecelakaan itu pun tidak dapat terhindarkan. Pengemudi motor berinisial DA terperosok ke dalam buntut truk. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, truk Mercedes-Benz yang dikemudikan MI tengah mengalami kerusakan di badan jalan saat melaju dari arah Bontang menuju Sangatta. Pengemudi diketahui telah memasang rambu peringatan serta menyalakan lampu sein kanan sebagai tanda adanya kendaraan berhenti.

"Pemotor out off control terus menambrak truk yang sedang mogok," ucap AkP rezky. 

Pengemudi motor yang merupakan warga Bontang, Kelurahan Berebas Tengah itu pun meninggal dunia akibat luka berat di bagian kepala saat mendapatkan perawatan medis di RS Kudungga Sangatta. 

Saat ini polantas Kutim tengah melakukan olah TKP, mendata saksi-saksi,  untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Satlantas akan menangani perkara tersebut sesuai prosedur dan mengimbau seluruh pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara pada dini hari.

“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berkonsentrasi saat berkendara, menjaga jarak aman, serta mengurangi kecepatan, khususnya pada ruas jalan minim penerangan atau ketika melintas di sekitar kendaraan yang berhenti di badan jalan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama bagi setiap pengguna jalan,”  pungkasnya.






TINGGALKAN KOMENTAR