Sertifikat Halal Proses, Vaksin MR di Bontang Tetap Lanjut
Imunisasi Measles Rubella (MR)
KLIKBONTANG.COM - Vaksin Measles Rubella (MR) sampai saat ini belum memiliki sertifikat halal. Namun program pemberian vaksin itu ternyata masih terus berlangsung. Salah satunya di Kota Bontang, Kalimantan Timur.
Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang memilih tetap melajutkan pemberian vaksin bagi orang tua yang tak mempermasalahkan sertifikasi halal. Kendati kenyataan di lapangan tak sedikit orang tua yang menolak anaknya diberikan vaksin. Mereka memilih menunggu sertifikasi.
Diana Nurhayati, Kepala bidang P2P Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Diskes-KB) Kota Bontang mengatakan,
Pemberian vaksin MR dimulai 1 Agustus, sasarannya anak yang berumur 9 sampai 15 tahun. Hingga kini progres pemberian vaksin baru 1,62 persen saja. Progres di Bontang terbilang sangat lambat dibandingkan dengan wilayah lain di Kalimantan Timur.
"Keterlambatan kita mencapai target, karena vaksin MR dilakukan melalui posyandu dulu, kalau untuk sekolah masih harus menunggu karena baru saja dilakukan ORI dan butuh waktu satu bulan untuk melakukan vaksin kembali," ungkap Diana Nurhayati.
Perlu diketahui bahwa Vaksin MR sangat penting bagi ketahanan imun anak-anak, untuk mencegah terjadinya penyakit yang disebabkan oleh virus campak dan rubella (campak jerman). Campak dan rubella merupakan penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh virus. Penularan kedua penyakit ini biasanya melalui saluran napas, terutama dari kontak langsung dengan penderita yang terinfeksi melalui batuk atau bersin.
Rubella berbeda dengan campak. Rubella tergolong ringan dibandingkan campak, tetapi bagi ibu hamil yang usia kandungannya belum lima bulan, berpotensi tinggi untuk menyebabkan sindrom rubella kongenital (kumpulan gejala penyakit terdiri dari katarak (kekeruhan lensa mata), penyakit jantung bawaan, gangguan pendengaran, dan keterlambatan perkembangan, termasuk keterlambatan bicara dan disabilitas intelektual, atau bahkan kematian bayi dalam kandungan, oleh karena itu pihak Dinas Kesehatan berharap agar para ibu sadar hal tersebut.
"Kami berharap, agar semua mau divaksin," harapnya. (*)
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: