Pemkot Bontang Mulai Pendataan, Imam dan Marbut Masjid Bakal Diberangkatkan Umroh Gratis

BONTANG- Program umroh gratis bagi Imam Masjid dan Marbot mulai akan dijalankan Pemkot Bontang. Program ini diketahui selaras dengan janji politik Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud dan wakilnya Seno Aji.
Kepada awak media Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni meminta pendataan para imam masjid dan marbot. Data tersebut akan dibawa ke Provinsi Kaltim untuk diusulkan berangkat umroh gratis.
Secara khusus Neni akan meminta kuota 10 orang setiap tahunnya yang bisa diberangkatkan. Dengan kriteria dsri Provinsi Kaltim.
Program ini sebelumnya masuk dalam janji politik Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dan wakilnya Agus Haris. Warga pun antusias menunggu program ini mamou diwujudkan dalam waktu dekat.
"Jadi program ini dijalankan Provinsi Kaltim. Bontang hanya siapkan data. Nanti sesuaikan kriterianya," ucap Neni Moerniaeni.
Lebih lanjut, pendataan nantinya bakal spesifik hingga durasi imam dan marbot yang terlama. Untuk mereka yang sudah lama mengabdi akan didata di dalam rangking teratas.
Meski begitu, Pemkot Bontang juga tengah menunggu juknis dan regulasi syarat pemberangkatan dari Pemprov Kaltim.
"Semoga bisa terwujud. Anggaran dari Pemprov. Pemkot hanya mengusulkan," tuturnya.
Program gratispol umroh gratis bagi marbot masjid tinggal menunggu Peraturan Gubernur (Pergub) Kaltim ditandatangani.Program gratispol ini digagas Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji.
Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji. Dikatakan, sebanyak 600 marbot masjid dari total 3.500 marbot di Kalimantan Timur akan diberangkatkan umrah gratis, secara bertahap setiap tahun.
“Setiap tahunnya, kami akan memberangkatkan 600 orang marbot. Ini adalah bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam merawat masjid,” jelas Seno
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: