•   21 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Marsunah Pikul Dagangan Sayur Naik Turun Tangga di Pasar Rawa Indah; Lift Sudah 1 Bulan Tak Jalan

Bontang - M Rifki
20 Mei 2026
 
Marsunah Pikul Dagangan Sayur Naik Turun Tangga di Pasar Rawa Indah; Lift Sudah 1 Bulan Tak Jalan Petugas UPT Pasar menunjukkan kondisi lift di Pasar Rawa Indah

BONTANG- Sudah 1 bulan terakhir dua unit lift di Pasar Taman Rawa Indah tak beroperasi. Walhasil, pedagang dan pengunjung harus naik turun tangga dengan barang dagangan di gedung 4 lantai ini. 

Marsunah pedagang sayur mengaku harus membopong barang dagangannya melintas di tangga karena lift sudah rusak atau berhenti beroperasi. 

Dirinya belum, mendapatkan informasi pasti penyebab lift itu berhenti. Karena pedagang hanya berfokus untuk berjualan agar bisa mendapatkan rezeki. 

"Sudah lama mau sebulan mati. Jadi kami pakai tangga angkut barang jualan. Cukup melelahkan," kata Marsunah. 

Nasib itu juga dialami pedagang lainnya M Talip. Dia harus membawa kendaraan roda 2 atau menggunakan jasa angkut menaikkan barang dagangannya. 

Laporan lift rusak juga sudah disampaikan ke UPT Pasar. Bahkan informasi berhentinya lift setelah lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah kemarin. 

"Kami sudah lapor juga tapi memang belum ada tindaklanjutnya," kata Talip. 

Dikonfirmasi terpisah Kepala UPT Pasar Diskop-UKMPP Nurfaidah mengatakan untuk pemeliharaan lift tidak ada anggaran yang digelontorkan. 

Apalagi lift itu sudah selesai dibangun dan digunakan sejak 2024 lalu. Seharusnua memang ada anggaran pemeliharaan. "Kami sudah laporkan masalah ini ke dinas. Semoga ada tindaklanjutnya," ucap Nurfaidah. 

Dikonfirmasi juga Kepala Diskop-UKMPP Eko Arisandi berjanji akan segera memperbaiki lift tersebut. Kemarin sudah mendatang teknisi untuk mengecek kerusakan atau kendala lift yang tidak berfungsi. 

"Kami prioritas untuk perbaiki. Ini lagi nunggu alokasi anggarannya. Saya baru masuk dan mulai inventarisasi item mana saja yang perlu dibenahi," singkat Eko.

Diketahui Proyek Pemkot Bontang seniai Rp3,7 miliar itu dikerjakan PT Khalifah Borneo Mandiri. Proyek dimulai sejak 6 Juni 2023 dengan masa pengerjaan 167 hari kalender.






TINGGALKAN KOMENTAR