•   09 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Dari Hasil Reka Adegan; Tak Ada Penganiayaan, Justru Warga Bantu Evakuasi Korban ke Rumah Sakit Usai Jatuh dari Pohon Mangga

Bontang - M Rifki
09 Mei 2026
 
Dari Hasil Reka Adegan; Tak Ada Penganiayaan, Justru Warga Bantu Evakuasi Korban ke Rumah Sakit Usai Jatuh dari Pohon Mangga Polisi bersama rekan korban Mr di lokasi kejadian saat menggelar reka adegan kasus kematian pemuda hingga menyulut emosi warga berujung aksi massa. (klik kaltim)

BONTANG- Kasus kematian pemuda Berbas Pantai akibat jatuh dari pohon mangga mulai terang dari reka adegan yang dimainkan oleh Saksi Mr yang juga rekan korban. 

Lebih dari 40 reka adegan diperagakan masing-masing saksi, mulai dari rekan korban Mr, hingga warga setempat hingga evakuasi ke rumah sakit. 

Kanit Pidana Umum Reskrim Polres Bontang Ipda Markus memimpin pelaksanaan reka adegan di RT 32, Gang Bersama 7, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, Sabtu (9/5/2026). 

Sejumlah peristiwa justru memuat fakta baru, ternyata korban Ri yang jatuh sempat tak diketahui oleh warga. Sebab, kala itu warga hanya fokus memburu temannya Mr yang kabur menggunakan motor. 

Pengejaran warga tak berhasil, Mr melaju sekecang-kencangnya. Akhirnya warga kembali ke rumah kejadian, tetapi mereka dikejutkan dengan suara dengkur dari seseorang yang tergeletak di pinggir pagar tembok. 

Warga tak berani menyentuh korban, kemudian memanggil wakar dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Api-Api. Kejadian ini terekam di reka adegan 20 hingga 30. Sekitar 10 menit, polisi tiba lalu memeriksa pria yang tergeletak yang mengenakan masker itu. 

Di dalam reka adegan ke-38, barulah petugas dibantu warga memindahkan korban ke teras rumah lalu menghubungi ambulan dan damkar. Sayangnya, panggilan mereka tak direspon akhirnya warga inisiatif membawa korban ke rumah sakit. 

" Adegan ke 39 korban diangkat ke mobil milik Warga untuk dibawa ke RS Amalia," ucap Bhabinkamtibmas Kelurahan Api-Api Brigpol Edo Olo Vrenson.

Dari rentetan reka adegan polisi menyimpulkan tak ada penganiayaan seperti rumor yang beredar. Ipda Markus menerangkan terungkap tidak ada praktik pemukukan terhadap korban Ri. 

Bahkan warga membawanya ke RS menggunakan mobil pribadi. "Terbantahkan. Tapi penyidik masih dalami," terangnya.






TINGGALKAN KOMENTAR