Cegah Kelangkaan Pertamax di Bontang Terulang; Pemkot Minta Pertamina Percepat Distribusi
Wawali Bontang Agus Haris (dok)
BONTANG- Pemkot Bontang meminta Pertamina agar mempercepat distribusi BBM jenis Pertamax agar kelangkaan tak kembali terjadi.
Pertamax sempat kosong 2 hari di Bontang beberapa pekan lalu setelah kebijakan BBM jenis solar non subsidi naik.
Hari ini, Pemkot Bontang bersama Pertamina serta sejumlah pemilik SPBU di Kota Bontang rapat koordinasi terkait distribusi BBM di Kantor Wali Kota, Selasa (12/5/2026).
Rapat dipimpin Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris ditemani pejabat teras di lingkungan Pemkot.
Wawali Agus Haris meminta Pertamina untuk lebih dini mengirimkan pasokannya supaya stok terjaga di dalam daerah.
Saat stok kosong akhirnya warga harus membeli Pertamax di eceran. Harganya pun lebih tinggi dari SPBU ataupun Pertashop.
"Kami inginkan pasokan aman. Karena di akhir April kemarin stok Pertamax sulit didapat. Pertamina harus bisa memastikan stok tetam terdistribusi dengan baik," kata Agus Haris.
Di saat rapat, Pertamina mengaku ketersediaan stok pertamax lancar.
"Mereka bilang aman tadi. Tapi kita lihat ke depannya," sambungnya.
Klik Kaltim berusaha mengkonfirmasi terkait keterlambatan pasokan Pertamax ke Pertamina. Namun belum ada respon melalui pesan singkat. Karena saat di lokasi perwakilan Pertamina mengaku masih melanjutkan proses rapat.
Dari pantauan Klik Kaltim, pada akhir-akhir ini, ketersediaan Pertamax di SPBU ataupun Pertashop sudah mulai normal terdistribusi.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: