Banjir Tadah Hujan, BPBD Usul Bangun Rumah Panggung dan Kolam Polder

Bontang - Yayuk
01 Desember 2020
Banjir Tadah Hujan, BPBD Usul Bangun Rumah Panggung dan Kolam Polder Kondisi rumah warga terendam air usai hujan lebat di Kecamatan Bontang Selatan.

KLIKKALTIM.COM- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang menawarkan dua solusi penanggulangan banjir tadah hujan yang sering terjadi di Bontang.

Kepala BPBD Bontang Ahmad Yani menyebutkan, masalah banjir tadah hujan di beberapa kelurahan dikarenakan wilayah Bontang lebih dominan terdiri dari dataran rendah.

Kepala BPBD Bontang Ahmad Yani

Menurutnya, jika dianalisis secara mendalam berdasarkan fakta di lapangan, dan survei penarikan data, dasar sungai yang lebih tinggi dibandingkan wilayah permukaan pemukiman menjadi alasan beberapa daerah menjadi langganan banjir.

Penanganan banjir yang tidak tepat pun menurutnya menjadi alasan sampai saat ini masalah banjir belum teratasi. Contohnya di Jalan Habibon Tanjung Laut.

"Hujan 15 menit atau setengah jam saja pasti terendam. Jangankan hujan, air pasang saja di sana langsung banjir. Karena fitrahnya air mencari daerah yang lebih rendah," ungkapan saat di konfirmasi Klikkaltim.com, Senin (30/11/20).

Dua solusi penanggulangan banjir yang ditawarkan diantaranya memperbaiki mitigasi dan polder-polder daerah peresapan air.

"Solusinya cuman dua, yang pertama adalah mitigasinya. Masyarakat harus sadar siapapun yang membangun nantinya harus membangun rumah panggung, berikan air ruang untuk bergerak," ujarnya

"Yang kedua harus membuat polder-polder daerah resapan," tambahnya.

Masalah lainnya yakni penanggulangan banjir belum terorganisir dan sistematis. Tiap Organisasi Perangkat Daerah memiliki rencana penanggulangan banjir mandiri. Dan itu belum terkoneksi satu sama lain.

Padahal penanganan banjir adalah suatu persoalan yang harus diselesaikan secara menyeluruh dan tidak terpisahkan.

"Masing-masing ingin mengatasi banjir dengan caranya masing-masing jadi tidak terkoneksi sementara penanggulangannya itu adalah satu kesatuan jadi tidak bisa di pisah," tambahnya.

TINGGALKAN KOMENTAR