Empat Kecamatan di Balikpapan jadi Lautan
Sungai meluap, warga ragu-ragu melanjutkan perjalanan, akhirnya balik kanan.
KLIKKALTIM.COM- Kota Balikpapan, Kalimantan Timur berubah menjadi 'lautan'. Genangan air meliputi 80 persen kota itu setelah dilanda hujan deras selama hampir dua jam.
Hujan deras yang mengguyur kota Balikpapan, Kalimantan Timur sejak dini hari tadi hingga pagi ini, mengakibatkan banjir di 4 kecamatan hingga 1,5 meter. Seorang warga, M Fahri (54), terpaksa harus dievakuasi menggunakan perahu karet.
Mengutip keterangan Basarnas Balikpapan yang disebarkan melalui grup perpesanan, “Basarnas banyak menerima info bahwa telah terjadi banjir di beberapa wilayah Balikpapan hingga ketinggian mencapai 1,5 meter,” bunyi pesan yang dikirimkan Oktavianto, Kepala Sie Basarnas Balikpapan.
Basarnas, lanjut Octavianto, telah menerjunkan 2 tim rescue ke lokasi banjir, dan bertugas untuk mengantisipasi dampak lainnya dari hujan deras dan banjir. "Siaga untuk dampak longsor, pohon tumbang dan lainnya," ungkap Octavianto.
Banjir kali ini, juga melumpuhkan akses jalan kawasan perkantoran di Balikpapan. Tidak sedikit pengguna roda dua, urung menerjang banjir, dan memilih tidak melalui banjir disertai arus deras.
Daerah yang terpantau tergenang air berada di sebagian Kecamatan Balikpapan Utara, Balikpapan Barat, Balikpapan Tengah, Balikpapan Kota, dan Balikpapan Selatan. Di Kelurahan Graha Indah Balikpapan Utara, genangan air sempat memutus akses Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. Kendaraan penumpang seperti bus dan truk pengangkut BBM yang menuju Pelabuhan Ferry Kariangau sempat terjebak banjir. Namun hal itu tak berlangsung lama.
Banjir parah juga terjadi di Karang Anyar, Balikpapan Barat. Sejumlah kendaraan terjebak di depan Hotel Blue Sky dan jalanan tak jauh dari kawasan kilang minyak. Di Kampung Timur, warga setempat mengaku belum pernah merasakan banjir seperti ini selama 12 tahun tinggal. "Ini paling parah" keluh Siti Zubaidah (24).
Saat ini hujan mulai berhenti dan genangan air telah surut di sebagian besar wilayah. Akan tetapi kemungkinan banjir susulan bisa saja terjadi mengingat cuaca kota ini masih mendung. "Makanya kami siagakan truk angkut, perahu karet dan ambulans di tempat yang rawan," kata Octavianto. (*)
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: