Pertamina Tegur SPBU Tanjung Laut yang Sebabkan Antrean; Pastikan Kuota Tetap Sesuai
Antrean truk di SPBU Tanjung Laut beberapa waktu lalu menyebabkan lalu lintas padat. (Dok)
BONTANG- Pertamina Regional Kaltim mengklarifikasi tak ada pengurangan kuota seperti yang diduga terjadi di SPBU Bontang. Pertamina memastikan seluruh distribusi disesuaikan dengan kuota di daerah.
Branch Manager (SBM) Kaltimut III Fuel Pertamina, Hermawan Bagus Prabowo mengatakan, kuota untuk SPBU Tanjung Laut diberikan sesuai dengan jatah bulanan, bukan per hari.
"Pengalihan kuota bulanan saja. Jadi permintaan dari SPBU kami menyalurkan. Mereka tetap dapat kuota bulanan," ucap Hermawan Bagus kepada Klik Kaltim.
Disinggung soal antrean, Pertamina mengaku sudah melayangkan surat teguran ke SPBU Tanjung Laut. Karena mereka dinilai tidak mengikuti arahan terkait pengaturan antrean.
Teguran ini diberikan agar SPBU bisa memiliki skema antrean. Misalnya tidak menumpukkan truk di jam yang sama dalam waktu harian.
"Paling tidak mereka pakai nomor antrean lah. Kalau skema itu di lakukan antrean bakal rapi dan tidak merugikan masyarakat," tuturnya.
Pertamina juga masih melakukan rekapitulasi data salur ke SPBU. Di Bontang sendiri ada 3 SPBU yang menerima pasokan BBM Solar Subsidi. Diantsranya SpBu Tanjung Laut, Kilometer 3 dan SPBU Akawy.
"Data masih kami lakukan pencatatan. Karena setiap hari kan bergerak terus," pungkasnya.
Klik Kaltim berusaha mengkonfirmasi pengelola SPBU Tanjung Laut. Namun hingga berita ini terbit belum mendapatkan respon apapun.
Sebelumnya diberitakan, Antrean kendaraan truk di jalanan Kota Bontang sejak sepekan terakhir memicu kecurigaan pemerintah kuota solar telah dikurangi.
Dari pantauan media, di SPBU Tanjung Laut dan SPBU Akawy antrean kendaraan truk mengular beberapa ratus meter sejak sepekan terakhir.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: