•   12 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Beri Perlindungan Pendidik; PGRI Dorong Pembentukan Badan Guru Nasional

Advertorial - Asriani
12 Mei 2026
 
Beri Perlindungan Pendidik; PGRI Dorong Pembentukan Badan Guru Nasional Ketua PGRI Kota Bontang, Saparudin.

BONTANG - Tingginya risiko profesi guru dinilai menjadi salah satu penyebab menurunnya minat masyarakat untuk menjadi tenaga pendidik. 

Hal itu mendaapt sorotan dari Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bontang, Saparudin. Dia bilang, profesi guru saat ini tidak lagi dipandang menjanjikan seperti pada tahun yang lalu-lalu.

Menurut Sapar, tantangan yang dihadapi guru sekarang semakin besar. Selain beban pekerjaan yang tinggi, guru juga harus berurusan dengan sorotan publik, terutama di media sosial.

"Gaji tidak seberapa resiko tinggi, jadi minatnya semakin berkurang," ungkapnya.

Dia bilang, situasi tersebut membuat sebagian orang mulai ragu memilih profesi guru sebagai pekerjaan utama. Bahkan persoalan kecil di lingkungan sekolah kerap menjadi perhatian luas di media sosial dan berdampak pada psikologis tenaga pendidik.

"Kalau dulu itu profesi guru masih menjadikan profesi yang menjanjikan, tapi sekarang kan tidak lagi," tegas Sapar selaku Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bontang.

Karena itu, lanjutnya, melalui organisasi PGRI, pihaknya mendorong pemerintah pusat segera menghadirkan perlindungan lebih kuat bagi guru. Salah satu yang diusulkan yakni pembentukan regulasi atau undang-undang perlindungan guru agar tenaga pendidik memiliki kepastian hukum saat menjalankan tugas.

Selain itu, PGRI Kota Bontang ini juga mengusulkan pembentukan badan guru nasional sebagai wadah bagi profesi guru di Indonesia.

Meski demikian, menurutnya,  kesejahteraan guru di Kota Bontang masih cukup baik dibanding daerah lain. Bahkan beberapa guru, disebut sudah menerima penghasilan di atas Upah Minimum Regional (UMR), terutama guru yang telah tersertifikasi.

"Untuk di bontang lumayan, ada yang di atas UMR," jelas Saparudin.






TINGGALKAN KOMENTAR