Kisah Empat Sahabat Muslim Membantu Korban Kebakaran di Australia
Empat sahabat Muslim Australia yang membantu korban kebakaran hutan.
KLIKKALTIM.com -- Kepedulian sosial masyarakat Muslim Australia memang luar biasa. Kali ini, untuk kedua kalinya, empat sahabat Muslim membantu korban kebakaran hutan di utara New South Wales.
Mereka datang dengan memberikan berbagai bantuan bagi masyarakat yang didera kebakaran hutan (karhutla) di sana. Selain memberikan bantuan tenaga, mereka juga menyajikan makanan seperti BBQ atau daging bakar.
Perjalanan keempat pria yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang bangunan ini bukan singkat. Mereka harus menyetir mobil enam jam lamanya dari rumah mereka di kawasan Auburn, Sydney barat untuk mengunjungi komunitas di Willawarrin, yang mengalami kebakaran hutan parah.
Mengutip ABC News, Kamis(19/12), disebutkan bahwa jarak antara Auburn ke Willawarrin adalah 447 km atau sekitar lima jam perjalanan dengan mobil.
Jawad Nabouche dan teman-temannya mulai berangkat dari Sydney pukul 6 pagi lewat Pacific Highway, dengan membawa 30 kilogram daging sosis dan 30 botol air mineral, dan tentunya perlengkapan BBQ. “Setidaknya ini yang bisa kita lakukan, mencoba membantu komunitas dan semua orang yang ada disini, membuat mereka tersenyum,” kata Jawad.
Sebelumnya, mereka juga mereka memberikan kejutan bagi warga di kawasan Kempsey saat mereka berada di lokasi evakuasi. “Kita tak bisa memadamkan api, tapi kita menyalakan barbeque.”ujarnya.
Atas kepedulian itu, pemimpin dewan kota, dari Kempsey Shire, Liz Campbell, masih ingat saat mereka tiba-tiba datang di suatu Sabtu pagi. “Saat itu jalanan terputus, tapi kita harus menunggu untuk bisa melewati dan kita datang ke pub, kemudian mereka menyalakan barbeque dan menjadi bagian dari komunitas Willawarrin,” kata Liz.
“Dukungan ini sangat berarti bagi kami saat ini,” timpalnya. “Saat kita bersedih, kita membutuhkan dukungan untuk berikan semangat,” kata Liz.
Maree Tyme, yang kehilangan pagar propertinya saat kebakaran hutan terjadi, mengatakan sangat luar biasa melihat jumlah bantuan dari orang-orang yang datang memberikan bantuan pada korban di Willawarrin.
“Kita melihatnya di tempat lain yang mengalami hal lain, tapi saat terjadi di kota kelahiran sendiri dan tempat saya dibesarkan, luar biasa melihat dukungan dari orang-orang di luar komunitas,” ujarnya.
“Mereka membawa semuanya, termasuk tempat menyuci dan alat barbeque.”
Pemimpin Dewan Kota juga mengatakan banyak warga yang membutuhkan dukungan moral seperti ini. “Kita punya keluarga dengan anak-anak yang kehilangan semuanya, mereka kehilangan rumah, kehilangan barang-barang saat masa kecil mereka dan ini berat bagi anak-anak,” kata Liz.
Jamie Zaia, yang kehilangan rumahnya mengatakan kedatangan empat warga Muslim ini tidak terbayangkan. “Untuk mereka datang dari Sydney, membawa barang-barang mereka, peralatan, mereka datang, memasak kita makanan, dan kembali ke rumah, dan mereka tak tahu siapa kita,” ujarnya.
“Dukungan yang saya dapatkan dari semua komunitas benar-benar sangat luar biasa,” tambahnya.
Tania dan suaminya, yang baru menikah sepekan sebelum kebakaran hutan melanda, adalah salah satu warga yang berjuang memadamkan api. Rumah mereka selamat, tapi lahan properti mereka di sekelilingnya terbakar.
“Semua orang terkesima dan kebanjiran bantuan untuk kita, mereka orang-orang yang baik,” ujarnya.
Sumber : indonesiainside.id
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: