•   08 October 2026 -

PT. Borneo Pariwara Mandiri

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

36 Tahun Menanti, PLN Hadirkan Listrik 24 Jam untuk Empat Desa di Batu Ampar

Kutai Timur - M Rifki
07 Oktober 2026
 
36 Tahun Menanti, PLN Hadirkan Listrik 24 Jam untuk Empat Desa di Batu Ampar 36 Tahun Menanti, PLN Hadirkan Listrik 24 Jam untuk Empat Desa di Batu Ampar

KUTAI TIMUR - PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan akses listrik yang merata hingga ke wilayah pelosok. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengoperasian layanan listrik 24 jam di empat desa di Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, yakni Desa Beno Harapan, Mawai Indah, Mugi Rahayu, dan Himba Lestari.

Penyalaan listrik 24 jam secara resmi dilakukan pada Senin (5/10/2026) dan dipusatkan di Balai Pertemuan Kantor Desa Beno Harapan. Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya PLN bersama pemerintah daerah dalam memperluas akses elektrifikasi sekaligus meningkatkan kualitas layanan kelistrikan bagi masyarakat di wilayah pelosok.

Kegiatan peresmian turut dihadiri Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, Manajemen PLN UP3 Bontang, Kepala Bagian Sumber Daya Alam Setkab Kutai Timur Deky Hermawan, Camat Batu Ampar Akhmadsyah, serta para kepala desa di wilayah Kecamatan Batu Ampar.

Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengatakan kehadiran listrik 24 jam bukan hanya memenuhi kebutuhan penerangan, tetapi juga membuka peluang bagi peningkatan ekonomi dan aktivitas masyarakat.
“Setelah lebih dari 36 tahun menanti, hari ini mimpi masyarakat untuk menikmati penerangan listrik yang representatif selama 24 jam penuh akhirnya menjadi kenyataan,” ujar Ardiansyah.

Ia menyebut, ketersediaan listrik dapat mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pendidikan anak-anak hingga berbagai aktivitas sosial masyarakat. Namun, ia juga mengingatkan warga agar tidak melakukan penyambungan listrik secara ilegal karena dapat membahayakan keselamatan serta mengganggu keandalan jaringan.
“Gunakan listrik secara bijak dan utamakan keselamatan. Jangan ada penyambungan kabel secara liar,” tegasnya.

Manager PLN UP3 Bontang Luddie Wied Hardono menyampaikan apresiasi atas kolaborasi PLN bersama pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat dalam mewujudkan layanan listrik 24 jam di empat desa tersebut.
“PLN berkomitmen untuk terus menghadirkan listrik yang andal dan merata. Terwujudnya listrik 24 jam di empat desa ini merupakan hasil sinergi bersama dan menjadi bagian dari upaya PLN untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujar Luddie.

Menurutnya, pembangunan dan pengoperasian infrastruktur kelistrikan di wilayah pelosok memiliki tantangan tersendiri. Karena itu, dukungan berbagai pihak menjadi faktor penting dalam memastikan proses pembangunan hingga pengoperasian jaringan dapat berjalan dengan baik.

PLN juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga infrastruktur kelistrikan yang telah dibangun. Penggunaan listrik secara aman dan bijak diperlukan untuk menjaga keselamatan masyarakat sekaligus mempertahankan keandalan sistem kelistrikan.

Camat Batu Ampar Akhmadsyah menyampaikan proses penyambungan listrik kepada masyarakat di empat desa terus dilakukan secara bertahap.

Di Desa Mawai Indah, sebanyak 222 sambungan rumah tangga telah terealisasi. Sementara di Desa Mugi Rahayu, sebanyak 125 sambungan telah terselesaikan.

Adapun di Desa Beno Harapan, PLN telah merealisasikan 214 sambungan dari target 320 sambungan. Sedangkan di Desa Himba Lestari, sebanyak 119 sambungan dari target 186 sambungan telah terealisasi.

Penyambungan bagi masyarakat yang belum terlayani masih terus dilakukan melalui proses percepatan sesuai dengan kondisi dan kesiapan jaringan di masing-masing wilayah.

Peresmian pengoperasian listrik 24 jam ditandai dengan penekanan sirene secara bersama-sama oleh Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman, Camat Batu Ampar Akhmadsyah, Kepala Bagian SDA Setkab Kutai Timur Deky Hermawan, serta manajemen PLN UP3 Bontang.

Bagi PLN, hadirnya listrik 24 jam bukan sekadar menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka peluang baru bagi masyarakat untuk meningkatkan produktivitas dan mengembangkan potensi ekonomi desa.

Dengan tersedianya pasokan listrik yang lebih andal, masyarakat dapat menjalankan aktivitas ekonomi dengan lebih optimal, pelaku UMKM memiliki ruang untuk meningkatkan produksi, anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman, serta berbagai kegiatan pelayanan dan sosial masyarakat dapat berlangsung secara lebih baik.

PLN akan terus berkolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperluas akses listrik sekaligus meningkatkan kualitas dan keandalan layanan kelistrikan.

Hadirnya listrik 24 jam di empat desa Batu Ampar menjadi wujud nyata komitmen PLN menghadirkan energi bagi seluruh masyarakat, sekaligus membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas hidup hingga ke pelosok Kutai Timur.






TINGGALKAN KOMENTAR