DPRD Bakal Tinjau Progres MYC di Kutai Timur
DPRD Kutim Hepnie Armansyah.

STATS : 583
Kutai Timur - Pembangunan infrastruktur di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) akan diperkuat.Faktanya, sejumlah proyek Kontrak Tahun Jamak (MYC) sedang dilaksanakan untuk memastikan percepatan pembangunan infrastruktur di kabupaten tersebut.
Saat ini proyek MYC harus selesai paling lambat akhir tahun 2024.Tentunya para pelaksana perlu memanfaatkan waktu yang tersisa semaksimal mungkin. Agar semua proyek MYC berhasil diselesaikan. Namun, ada kabar negatif mengenai lambatnya kemajuan karena penundaan pekerjaan.
Tak heran jika Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kutim (DPRD) berencana mengunjungi lokasi pembangunan yang saat ini sedang dilakukan pekerjaan. Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kutim Hepnie Armansyah. Ia memastikan akan mengunjungi enam lokasi untuk melihat perkembangan situasi di lapangan.
“Peninjauan ini bertujuan untuk memenuhi kewajiban kami sebagai wakil rakyat. Tugas anggota dewan jelas. Segala proses pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah harus diawasi," katanya.
“Apakah memenuhi standar yang ditetapkan atau bagaimana?” sambung politikus PPP itu.
Selain itu, dua dari 24 paket proyek MYC diasumsikan tidak akan selesai pada akhir tahun. Hal ini bukan tanpa alasan karena belum ada pembangunan di kawasan tersebut, yakni masjid dan pasar di Sangatta Selatan.
"Sebenarnya pengerjaan konstruksinya belum terlihat progresnya. Untuk itu, seluruh pihak yang berkepentingan akan hadir dalam rapat Komisi.Insya Allah akan terlaksana dalam waktu dekat,” ujarnya.
Menurutnya, tidak tuntasnya proyek MYC menyebabkan perhitungan anggaran (silpa) membengkak. Apalagi siklus anggarannya sudah berjalan selama satu tahun. Sementara itu, masih belum terlihat kemajuan pengerjaan.
"Kami sangat menyayangkan hal ini.Meski anggaran saat ini mencukupi, namun penyerapannya belum maksimal,'' katanya.
Selain itu, pemerintah daerah telah mengalokasikan APBD sebesar Rp 1,3 triliun untuk membiayai proyek MYC. Sebagai langkah percepatan pembangunan infrastruktur di kabupaten tersebut.
Diantaranya adalah pembangunan jalan penghubung antar kecamatan, jembatan, dan proyek masjid dan pasar di Sangatta Selatan. (*)
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: