•   15 August 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Datangkan Raim Laode di Malam Puncak Festival Merah Putih; Pemprov Sebut Artis Dibiayai Kadin Kaltim

Kaltim - Redaksi
15 Agustus 2026
 
Datangkan Raim Laode di Malam Puncak Festival Merah Putih; Pemprov Sebut Artis Dibiayai Kadin Kaltim Penyanyi Raim Laode akan tampil di malam puncak Festival Merah Putih Kaltim pada 23 Agustus 2026.

KLIKKALTIM -Pemprov Kaltim menggandeng sejumlah pihak untuk menggelar Festival Merah Putih 2026. Kegiatan yang berlangsung 22-23 Agustus itu melibatkan Kamar Dagang dan Industri (Kadin), KORMI, PKK hingga komunitas.

Plt Kepala BPOD Setda Provinsi Kaltim Imanuddin mengatakan, pelibatan pihak luar dilakukan karena anggaran pemerintah daerah tidak cukup untuk membiayai seluruh rangkaian acara.

“Melalui EO kami juga berkomunikasi dengan Kadin, KORMI, PKK dan lainnya. Kegiatan-kegiatan lain kemudian diisi oleh mereka,” kata Imanuddin, Kamis (13/8/2026).

Salah satu agenda yang mendapat dukungan Kadin adalah penampilan penyanyi nasional Raim Laode pada malam puncak, 23 Agustus 2026. Konser tersebut digelar di halaman parkir Convention Hall Samarinda dan terbuka untuk masyarakat.

Imanuddin memastikan honor Raim Laode maupun panggung konser tidak menggunakan APBD Kaltim.

“Raim Laode itu dari Kadin. Termasuk panggungnya tidak menggunakan APBD,” ujarnya.

Kadin Kaltim kini dipimpin oleh Putri Amanda Nurramadhan yang juga keponakan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud. Ia resmi dilantik pada Maret 2026 kemarin. 

Selain konser, Festival Merah Putih juga diisi sejumlah kegiatan masyarakat. KORMI akan menggelar olahraga tradisional, sementara agenda lain disiapkan bersama organisasi dan komunitas yang terlibat.

Pemprov Kaltim juga menyiapkan 50 stan untuk pelaku UMKM. Stan tersebut diberikan gratis sehingga pedagang tidak perlu membayar biaya sewa.

“Untuk UMKM stan-nya digratiskan. Jadi mereka tidak bayar,” kata Imanuddin.

Menurutnya, stan UMKM diharapkan bisa menjadi tempat pelaku usaha mendapatkan pembeli selama festival berlangsung. Pemerintah menargetkan setiap UMKM mampu mencatat omzet sekitar Rp2 juta hingga Rp5 juta.

Jika target tersebut tercapai, transaksi dari 50 stan diperkirakan mencapai Rp100 juta hingga Rp250 juta.

“Target kami sebenarnya UMKM bisa jalan, ada transaksi. Kita harapkan mereka bisa memperoleh omzet Rp2 juta sampai Rp5 juta atau bahkan lebih,” ujarnya.

Selain itu, Disperindagkop UKM Kaltim direncanakan menghadirkan penjualan sembako atau beras murah selama kegiatan.

Untuk lokasi, Festival Merah Putih dipusatkan di halaman parkir Convention Hall Samarinda. Imanuddin menyebut lokasi tersebut lebih memungkinkan untuk menampung berbagai kegiatan dan pengunjung.

Pendataan UMKM dilakukan melalui Disperindagkop UKM bersama event organizer. Penempatan stan nantinya diatur agar pedagang dengan produk sejenis tidak berada dalam satu titik.

Imanuddin berharap keterlibatan swasta, organisasi dan komunitas membuat rangkaian Festival Merah Putih tetap berjalan tanpa seluruh pembiayaan dibebankan kepada APBD.

Ia juga meminta masyarakat yang datang tidak hanya menikmati acara, tetapi ikut berbelanja di stan UMKM.

“Harapannya masyarakat yang datang juga membelanjakan uangnya di sana dan ikut menggerakkan UMKM kita,” tutupnya.






TINGGALKAN KOMENTAR