Terkendala Pasokan Material; Progres Proyek Labkesda Bontang Rp 10,8 Miliar Minus
Proyek pembangunan Labkesda di Jalan Selat Karimata, Kelurahan Tanjung Laut (Klik Kaltim).
BONTANG - Dinas Kesehatan Bontang menggelontorkan Rp10,8 miliar untuk membangun Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) di Jalan Selat Karimata, Tanjung Laut pada 2026 ini.
Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinkes Bontang Yusuf Lensa Hamdan mengatakan, perusahaan yang mengerjakan ialah CV Devindo Konstruksi yang berasal dari Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Perusahaan hanya memiliki waktu untuk mengerjakan dua lantai itu selama 120 hari kalender. Ditargetkan rampung pada Desember 2026 mendatang.
Sudah masuk pekan keempat pengerjaan, progres pembangunan baru di angka 9,61 persen. Pengerjaan mengalami minus 1,90 persen karena terkendala pasokan material.
"Kemarin kontrak 1 September 2026. Progres sih harusnya 11,51 persen. Tapi mereka baru 9,61 persen. Ada kendala di pasokan material," ucap Yusuf.
Lebih lanjut, anggaran Rp10,8 miliar ini rupanya belum bisa mengakomodasi seluruh fasilitas di dalamnya.
Anggaran ini hanya cukup membiayai pembangunan gedung yang terdiri dari bangunan dasar, lantai 1, dan lantai 2.
Mestinya, jika merujuk dokumen perencanaan desain tipikal Labkesmas Tier 2 Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, kebutuhan anggaran bahkan mencapai Rp31,2 miliar.
Kendati demikian karena alasan kemampuan keuangan daerah Pemkot Bontang akhirnya melakukan pembangunan dengan dibagi beberapa tahap.
"Jadi hanya bangunan saja. Tapi tahun depan bisa difungsikan. Hanya belum lengkap sarana dan prasarananya," pungkasnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: