Tabrakan Truk Hauling di Jalur Debu Kubar, Dua Karyawan Tambang Tewas
Kecelakaan tragis di jalur hauling Kilometer 35 milik PT Manar Bulatn Lestari (MBL) pada Sabtu (28/3)
Kubar - Sektor pertambangan di Kalimantan Timur kembali berduka. Dua pekerja tambang tewas setelah terlibat kecelakaan tragis di jalur hauling Kilometer 35 milik PT Manar Bulatn Lestari (MBL) pada Sabtu (28/3). Insiden terjadi saat sebuah dump truck roda 12 menabrak truk di depannya dalam kondisi jarak pandang terbatas akibat debu tebal.
Korban F (alias B) dan rekannya R meninggal di lokasi akibat luka serius. F merupakan warga Kampung Besiq, sedangkan R berasal dari Kampung Muara Nyahing, Kecamatan Damai. Keduanya bekerja di PT PSJ, kontraktor yang menangani aktivitas hauling di area tersebut.
Saksi di lapangan menyebut kondisi jalan yang sempit dan minim penyiraman membuat debu beterbangan pekat, membahayakan pengemudi. Hingga kini, pihak manajemen PT MBL dan Kepala Teknik Tambang belum memberikan pernyataan resmi.
Persoalan keselamatan di jalur hauling PT MBL bukan hal baru. Pada Juli 2025, DPRD Kutai Barat melalui panitia khusus sempat melakukan investigasi, bahkan merekomendasikan penutupan sementara jalur operasional. Tragedi ini memicu pertanyaan publik mengenai sejauh mana perbaikan sistem keselamatan telah dijalankan untuk mencegah jatuhnya korban jiwa di masa depan.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: