RKM Rusak Sebelum Dipakai, Anggaran Rp17,5 Miliar Lapangan HOP 1 Tersedot untuk Perbaikan
Ketua DPRD Bontang Andi Faizal saat sidak ke Heding RKM di HOP 1, Kelurahan Satimpo. (Klik Kaltim)
BONTANG - Anggaran penyempurnaan pembangunan HOP 1 senilai Rp17,5 miliar ikut tersedot untuk memperbaiki Rumah Kreasi Milenial (RKM) yang hingga kini belum difungsikan.
Kondisi itu menjadi sorotan Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan HOP 1, Kelurahan Satimpo, Senin (10/8/2026).
Andi Faizal menilai kondisi tersebut menunjukkan perencanaan pembangunan pada pemerintahan sebelumnya belum matang. Sebab, gedung RKM yang dibangun dengan nilai sekitar Rp4,9 miliar justru membutuhkan perbaikan sebelum dimanfaatkan.
Dari hasil sidak, sejumlah bagian RKM diperbaiki. Lantai yang sebelumnya menggunakan vinyl diganti dengan keramik granit. Bagian teras juga dibenahi menggunakan keramik.
Tak hanya itu, bagian atap gedung turut diperbaiki karena kondisinya mengalami kerusakan meski bangunan tersebut belum difungsikan.
"Kan sayang anggarannya yang harusnya untuk penyempurnaan sarana olahraga. Tapi dipakai juga untuk perbaikan RKM. Itu menandakan perencanaan belum matang di pemerintahan sebelumnya," ucap Andi Faizal.
Ia meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bontang memperketat pengawasan pengerjaan HOP 1. Terlebih, proyek tersebut telah menelan anggaran puluhan miliar rupiah.
Dari catatan Klik Kaltim, pembangunan sarana olahraga di kawasan HOP 1 mencakup mini soccer, jogging track, serta lapangan voli dengan alokasi anggaran mencapai Rp28,4 miliar.
Andi Faizal menegaskan pengerjaan harus sesuai dengan perencanaan dan desain yang telah ditetapkan.
"Saya minta ini diawasi. Sesuaikan pembangunan dengan gambar," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Tata Ruang dan Tata Bangunan PUPR Bontang Robysai Manassa Malisa membenarkan perbaikan RKM masuk dalam item pekerjaan penyempurnaan HOP 1.
Namun, Roby enggan membeberkan besaran anggaran yang digunakan untuk memperbaiki RKM. Ia menyebut nilainya tidak terlalu besar karena perbaikan yang dilakukan relatif ringan.
"Ini masuk item penyempurnaan. Di dokumen juga sudah tertera. Kami dahulukan juga fasilitas pendukung lainnya," ujarnya. lainnya," tuturnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: