Pupuk Kaltim Cup 2026 Putar Ekonomi Rp772,9 Juta, Omzet UMKM Naik 95,8 Persen
Penonton PKT Cup memadati Stand UMKM di halaman Stadion Mulawarman. (ist)
BONTANG - Gelaran Pupuk Kaltim Cup 2026 tak hanya menyedot perhatian masyarakat, tapi juga menggerakkan ekonomi lokal, khususnya pelaku UMKM yang dilibatkan selama agenda berlangsung, pada 2–12 Oktober 2026.
Berdasarkan data yang dihimpun, dari sepuluh hari pelaksanaan, tercatat perputaran ekonomi mencapai Rp772,9 juta, yang berasal dari 15.468 transaksi di 20 tenant UMKM. Hal ini menunjukkan dampak Pupuk Kaltim Cup mampu menumbuhkan pergerakan ekonomi masyarakat secara signifikan.
Dari total transaksi tersebut, rata-rata perputaran uang mencapai sekitar Rp77,3 juta per hari, dengan nilai belanja rata-rata sekitar Rp50 ribu per transaksi. Capaian ini ditopang tingginya antusiasme masyarakat yang datang setiap hari ke arena UMKM yang difasilitasi di halaman Stadion Mulawarman.
Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim, Anggono Wijaya, mengatakan capaian tersebut menjadi gambaran agenda perusahaan mampu memberi manfaat lebih luas, khususnya pelaku usaha lokal. Mengingat Pupuk Kaltim Cup tidak hanya dirancang sebagai ajang kompetisi olahraga, tapi juga membuka peluang bagi UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan.
Jika dibandingkan dengan penyelenggaraan tahun lalu, perputaran ekonomi Pupuk Kaltim Cup 2026 meningkat signifikan. Pada 2025, kegiatan ini mencatat omzet lebih dari Rp394,8 juta, dengan penjualan sekitar 20.800 produk oleh 20 tenant UMKM. Artinya, perbandingan omzet pelaku usaha meningkat sekitar 95,8 persen dibanding tahun lalu.
“Sasaran ini yang terus kami perluas, agar agenda perusahaan dapat memberi manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Khususnya UMKM bisa berkembang melalui aktivitas ekonomi yang tercipta selama turnamen berlangsung,” ujar Anggono, Kamis (15/10/2026).
Menurutnya, pelibatan UMKM juga bagian dari semangat Pupuk Kaltim untuk tumbuh bersama masyarakat. Kehadiran perusahaan di Kota Bontang diharapkan tidak hanya memberikan kontribusi melalui aktivitas bisnis, tetapi juga menciptakan multiplier effect bagi perekonomian lokal.
“Pupuk Kaltim memiliki komitmen untuk terus memberdayakan dan melibatkan UMKM lokal. Setiap tahun, dalam rangkaian HUT Pupuk Kaltim, kami berupaya menggandeng pelaku UMKM agar mereka mendapatkan ruang untuk memperkenalkan produk dan mengembangkan pasar,” lanjut Anggono.
Pupuk Kaltim akan terus membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk tumbuh dan meningkatkan daya saing. Semangat tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun hubungan yang memberi manfaat bersama bagi Pupuk Kaltim dan masyarakat Bontang.
“UMKM merupakan bagian penting dari ekosistem ekonomi daerah. Untuk itu, kami akan terus mencari ruang kolaborasi agar semakin banyak UMKM lokal yang dapat terlibat dalam kegiatan Pupuk Kaltim,” tambah Anggono.
Pimpinan Borneos, Kahar Muzakir, selaku penanggung jawab pengelolaan tenant UMKM dalam Pupuk Kaltim Cup 2026, mengatakan 20 tenant makanan dan minuman yang terlibat, dipilih melalui proses kurasi dari 150 pendaftar.
“Seluruh tenant yang terlibat tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Ini menjadi upaya untuk memberikan kesempatan yang lebih merata kepada pelaku UMKM, agar bisa ikut berpartisipasi dan merasakan manfaat dari Pupuk Kaltim Cup,” jelas Kahar.
Keterlibatan selama Pupuk Kaltim Cup pun disambut antusias pelaku UMKM lokal. Salah satunya Safarullah, dari usaha Kebab Suuy. Dia mengatakan kegiatan ini memberi kesempatan baginya untuk menyasar lebih banyak konsumen dan meningkatkan penjualan, melihat antusiasme pengunjung yang begitu tinggi selama pertandingan.
"Terima kasih Pupuk Kaltim yang telah memberi ruang bagi UMKM lokal untuk ikut tumbuh bersama kegiatan perusahaan. Kami sangat terbantu dengan kegiatan ini, utamanya meningkatkan penjualan dengan signifikan,” ucap Safarullah.
Senada, Putri dari usaha Sushi Masaaki Ni, pun menilai kegiatan ini menjadi peluang bagi UMKM untuk menjangkau konsumen baru, sekaligus meningkatkan penjualan selama turnamen berlangsung. Putri pun berharap pelibatan UMKM dapat terus ditingkatkan setiap tahun, sehingga makin banyak pelaku usaha yang mendapatkan kesempatan untuk berkembang.
“Kami harap Pupuk Kaltim Cup kembali digelar tahun depan dengan kesempatan yang terus terbuka bagi UMKM, sehingga usaha lokal semakin dikenal dan mampu bersaing,” harap Putri.(*/ril)
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: