•   27 July 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Polisi Masih Selidiki Kasus Kecelakaan Maut Bus Tambang di Tanjung Laut; Sopir Dimintai Keterangan, Kendaraan Ditahan

Bontang - M Rifki
27 Juli 2026
 
Polisi Masih Selidiki Kasus Kecelakaan Maut Bus Tambang di Tanjung Laut; Sopir Dimintai Keterangan, Kendaraan Ditahan Barang bukti bis tambang yang rerlibat kecelakaan maut di Tanjung Laut Indah (Klik Kaltim). 

BONTANG - Sat Lantas Polres Bontang melakukan penyelidikan kasus kecelakaan maut di Jalan Sultan Syahrir, depan Hotel Musafir Kelurahan Tanjung Laut Indah pada Jumat (24/7/2026) malam. 

Kapolres Bontang AKBP Anak Agung Gede Wibowo melalui Kasat Lantas AKP Purwo Asmadi mengatakan, proses penyelidikan ini dijalankan untuk memastikan apakah ada temuan hukum pidana atau tidak. 

Berdasarkan aturan, kecelakaan yang menyebabkan adanya korban jiwa meninggal bisa terancam 6 tahun penjara. Hal itu tertuang berdasarkan aturan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Ketentuan Hukum pada Pasal 310 Ayat (4) UU LLAJ yang Mengatur Pengemudi kendaraan bermotor yang karena kelalaiannya menyebabkan kecelakaan dan kematian.

"Kami masih dalamin dulu. Ini masih penyelidikan. Supir berinisial AJ (44) masih digali keterangannya. Bis nya ada di kantor jadi barang bukti," ucap AKP Purwo. 

Kronologi Kecelakaan Maut

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), bus karyawan dan sepeda motor sama-sama melaju dari arah Simpang Empat Masjid Al-Hijrah menuju Jalan Sultan Syahrir.

Sesampainya di depan Hotel Musafir, bus karyawan bermaksud melakukan putar balik. Saat seluruh badan bus telah masuk ke jalur berlawanan, dari arah belakang melaju sepeda motor yang ditumpangi dua orang.

Menurut AKP Purwo, pengendara motor diduga kehilangan kendali ketika berusaha menghindari kendaraan lain di depannya. Motor kemudian keluar jalur dan menabrak sisi bus hingga pengendara terjatuh ke kolong kendaraan.

"Motor ini berusaha menghindari mobil. Saat keluar jalur, kemudian menyeruduk bus karyawan," jelasnya.

Benturan keras mengakibatkan kedua korban mengalami luka berat. Salah satu korban mengalami cedera serius di bagian kepala dan akhirnya meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan di rumah sakit.

Satlantas Polres Bontang masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap rangkaian peristiwa secara utuh.






TINGGALKAN KOMENTAR