•   18 August 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Nelayan yang Hilang Belum Ditemukan, Pencarian Diperluas ke Perairan Kutim

Bontang - M Rifki
18 Agustus 2026
 
Nelayan yang Hilang Belum Ditemukan, Pencarian Diperluas ke Perairan Kutim BPBD dan warga mencari keberadaan nelayan Bontang Kuala (Ist).

BONTANG - Pencarian nelayan Bontang Kuala, Jainuddin (60), yang hilang sejak Kamis (13/8/2026) masih berlanjut. Memasuki hari keempat, petugas memperluas wilayah pencarian hingga ke perairan Kutai Timur (Kutim).

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang, Usman, mengatakan pencarian masih melibatkan petugas gabungan dari Basarnas, TNI, dan Polri. Petugas juga dibantu pihak keluarga serta warga Bontang Kuala yang turut mencari keberadaan Jainuddin.

"Hari ini kami terjunkan personel juga. Pencarian sampai ke Teluk Lombok dan Teluk Pandan," ucap Usman.

Lebih lanjut, keberadaan korban masih belum terdeteksi. Kondisi ombak dan angin kencang yang berubah-ubah menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian.

Wilayah perairan dangkal di sekitar lokasi korban memasang jaring juga telah ditelusuri. Namun, petugas belum menemukan keberadaan korban.

Dari hasil pencarian sebelumnya, tim baru menemukan kapal dan mesin milik korban. Keduanya ditemukan dalam posisi terpisah.

"Kemarin baru didapat kapal dan mesin. Itu juga jauh terpisahnya. Ini kami maksimalkan upaya pencarian," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, warga RT 20 Kelurahan Bontang Kuala tersebut dilaporkan hilang saat memancing di perairan Tebok Batang, Jumat (14/8/2026).

Kepala BPBD Kota Bontang, Usman, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ismail Abdullah, mengatakan laporan insiden tersebut diterima dari anak korban sekitar pukul 16.30 Wita.

Usai laporan diterima, petugas langsung menerjunkan tim pencarian dan berhasil menemukan kapal korban.

"Kapal kami temukan dalam kondisi tenggelam," kata Ismail.






TINGGALKAN KOMENTAR