•   12 February 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Musrenbang Kecamatan Bontang Selatan, Fokus Penanganan Banjir, Stunting, dan Kemiskinan

Bontang - M Rifki
11 Februari 2026
 
Musrenbang Kecamatan Bontang Selatan, Fokus Penanganan Banjir, Stunting, dan Kemiskinan Musrenbang Tingkat Kecamatan Bontang Selatan pada Rabu (11/2/2026)

BONTANG – Kecamatan Bontang Selatan menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) pada Rabu (11/2/2026) pagi.

Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Pemkot Bontang Lukman, unsur Forkopimda, serta perwakilan kepala OPD di lingkungan Pemkot Bontang. Turut hadir pula perwakilan dari enam kelurahan di wilayah Bontang Selatan, yakni Bontang Lestari, Tanjung Laut, Tanjung Laut Indah, Satimpo, Berbas Pantai, dan Berebas Tengah.

Dalam Musrenbang kali ini, Kecamatan Bontang Selatan mengangkat tema Penguatan Daya Saing SDM, Ekonomi Kerakyatan, dan Infrastruktur yang Mendukung Investasi.

Setiap kelurahan mengirimkan delegasi untuk menyampaikan usulan program di hadapan para pejabat daerah. Masing-masing kelurahan mengajukan 15 program prioritas yang selanjutnya akan disaring di tingkat kota.

Plt Camat Bontang Selatan, Ahmad Effa Yuliansyah, mengatakan pihaknya telah menghimpun seluruh usulan dari enam kelurahan. Proses tersebut sebelumnya juga telah melalui tahapan Musrenbang di tingkat kelurahan.

Ia menjelaskan, sejumlah isu utama yang diusulkan antara lain penanganan stunting, peningkatan layanan Posyandu, pengentasan kemiskinan, serta pembangunan infrastruktur di masing-masing kelurahan.

Musrenbang ini menjadi wadah penyusunan program pembangunan yang direncanakan untuk dilaksanakan pada 2027 mendatang. Dengan keterbatasan anggaran, Kecamatan Bontang Selatan berupaya membagi alokasi secara tepat sasaran berdasarkan skala prioritas.

“Dua poin penting, yakni stunting dan kemiskinan, menjadi prioritas di Kecamatan Bontang Selatan. Untuk infrastruktur, kami memilih yang benar-benar prioritas,” ujar Ahmad Effa Yuliansyah.

Di kesempatan yang sama, Staf Ahli Bidang PKSDM Lukman yang mewakili Wali Kota Bontang menyampaikan bahwa Musrenbang tingkat kecamatan menjadi kunci dalam mengakomodasi usulan pembangunan dari masyarakat.

Hasil Musrenbang kecamatan selanjutnya akan dibahas pada Musrenbang tingkat kota. Pada tahap tersebut, akan dilakukan proses kurasi untuk menentukan program-program prioritas yang dapat direalisasikan.

“Kami berkomitmen pembangunan di Bontang tidak terlepas dari partisipasi masyarakat. Forum Musrenbang ini sakral karena gagasan dan usulan warga ada di sini,” tutup Lukman. (*)






TINGGALKAN KOMENTAR