•   15 August 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Kurangi Antrean Pasien, Manajemen RSUD Bontang Inovasi Sistem Layanan di Klinik Obgyn

Bontang - Redaksi
30 Juli 2026
 
Kurangi Antrean Pasien, Manajemen RSUD Bontang Inovasi Sistem Layanan di Klinik Obgyn Pasien menunggu dengan tertib di ruang tunggu, di depan Poliklinik Obgyn, Lantai 3 Gedung Bengkirai RSUD Taman Husada Bontang, Jalan Letjen S Parman, Belimbing, Bontang Barat

BONTANG – Manajemen RSUD Taman Husada Bontang mulai menerapkan sistem nurse station di Klinik Obstetri dan Ginekologi (Obgyn), mulai dari Senin (3/8/2026) pekan depan. 

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan sekaligus mengurangi waktu tunggu pasien saat menjalani pemeriksaan. 

Apalagi, penerapan sistem nurse station menjadi bagian dari upaya rumah sakit dalam menata alur pelayanan agar lebih tertib, terorganisasi, dan mudah diakses masyarakat. 

Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUD Taman Husada Bontang, Romi Rizka mengatakan, tujuannya untuk meningkatkan kenyamanan pasien sekaligus membantu petugas kesehatan mengelola pelayanan secara lebih optimal. 

Nantinya, sistem tersebut memungkinkan pasien mendapatkan pelayanan awal dari perawat sebelum bertemu dokter spesialis. 

Sehingga, proses pemeriksaan dapat berlangsung lebih lancar karena data dan kondisi awal pasien telah terlebih dahulu diverifikasi.

“Melalui sistem nurse station, alur pelayanan pasien menjadi lebih jelas sejak proses pendaftaran hingga pemeriksaan dokter,” kata Romi Rizka saat dikonfirmasi.

Dalam penerapannya, ia mengatakan, pertama pasien tetap melakukan pendaftaran untuk memperoleh nomor antrean klinik.
kedua, pasien diwajibkan melakukan verifikasi kehadiran melalui rekam sidik jari atau rekam wajah pada mesin klaster yang tersedia di lobi Gedung Angsana.

Ketiga, pasien kemudian diarahkan menuju Nurse Station, di Lantai 3 Gedung Bengkirai RSUD Bontang untuk mendapatkan pelayanan awal keperawatan sesuai nomor antrean yang tercatat dalam sistem.

Setelah tahapan tersebut selesai. Keempat, pasien akan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan oleh dokter spesialis obgyn sesuai urutan antrean. 

Kelima, informasi pemanggilan dapat dipantau melalui layar televisi antrean yang tersedia di area klinik.

Keenam, apabila pasien belum berada di lokasi saat nomor antreannya dipanggil, sistem akan melanjutkan pemanggilan kepada nomor berikutnya.

Terakhir, sementara pasien yang tidak hadir setelah tiga kali pemanggilan dapat melakukan konfirmasi kepada petugas klinik untuk mendapatkan arahan lebih lanjut.

“Penerapan sistem nurse station tidak hanya bertujuan mempercepat alur pelayanan, tetapi juga meningkatkan koordinasi antara perawat dan dokter dalam memberikan layanan kepada pasien,” tandasnya. (Adv)






TINGGALKAN KOMENTAR