•   24 September 2021 -

Kecewa Dua Paket Gagal Lelang, Basri Rombak Pegawai di ULP

Bontang - M Rifki
14 September 2021
Kecewa Dua Paket Gagal Lelang, Basri Rombak Pegawai di ULP Wali Kota Bontang Basri Rase saat mengikuti rapat paripurna penyampaian nota keuangan di Kantor Sekretariat Dewan/Hms

KLIKBONTANG - Wali Kota Bontang Basri Rase menyesalkan dua paket pekerjaan fisik yang dibiayai APBD Provinsi Kaltim batal lelang. 

Dua kegiatan itu yakni proyek peningkatan Jalan Asmawarman, di Kelurahan Gunung Telihan, senilai Rp 10,5 miliar. Serta, pembangunan turap sungai di Kelurahan Gunung Elai, senilai Rp 22,9 miliar. 

Total dua kegiatan yang batal itu senilai Rp 33,4 miliar harus kembali dalam postur anggaran APBD Provinsi Kalimantan Timur, karena batal terserap. 

Basri mengaku sedih sekaligus marah atas kejadian itu. Menurutnya, proyek yang seharusnya bisa dinikmati masyarakat harus tertunda lantaran gagal lelang. 

"Saya sedih dan marah karena proyek itu akan berdampak kepada pemerintah dan masyarakat," kata Basri saat menjawab interupsi dari Anggota Komisi III DPRD, Abdul Samad, di rapat paripurna, Selasa (14/9/2021). 

Basri melanjutkan, dirinya juga sudah mengevaluasi kinerja pegawai di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Sekretariat Daerah Kota Bontang. 

Sejumlah pegawai pokja di ULP harus dirotasi lantaran kinerja mereka, menurut Basri tak memuaskan hingga menyebabkan 2 proyek batal lelang.

"(Gara-gara) batal-batal. Tapi konfirmasi ke BKPSDM saja," terangnya. 

Klik Bontang mencoba konfirmasi ke Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM, Sudi Priyanto mengaku masih rapat. 

Hingga berita ini diturunkan, Sudi belum membalas pesan yang dikirimkan ke nomor ponselnya. 




TINGGALKAN KOMENTAR