•   07 August 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Jalan Rusak di Depan RSUD Taman Husada Akhirnya Diperbaiki, BBPJN Aspal Ulang 6 Titik

Bontang - M Rifki
07 Agustus 2026
 
Jalan Rusak di Depan RSUD Taman Husada Akhirnya Diperbaiki, BBPJN Aspal Ulang 6 Titik Alat berat dikerahkan untuk memperbaiki Jalan S. Parman di depan RSUD Taman Husada Bontang. (Klik Kaltim)

BONTANG – Keluhan masyarakat terhadap jalan berlubang di depan RSUD Taman Husada akhirnya mulai ditindaklanjuti. Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur menerjunkan alat berat untuk memperbaiki enam titik kerusakan di Jalan S. Parman, Rabu (5/8/2026).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bontang Edy Prabowo mengatakan, penanganan yang dilakukan masih bersifat parsial karena disesuaikan dengan alokasi anggaran yang dimiliki pemerintah pusat.

Menurutnya, proses perbaikan diawali dengan mengupas lapisan jalan yang rusak, kemudian menimbunnya menggunakan batu koral. Setelah permukaan jalan padat, ruas tersebut akan diaspal ulang agar kerusakan tertutup secara permanen.

"Informasinya sudah mulai dikerjakan. Ada enam titik yang akan dikupas lalu diaspal ulang. Tapi memang masih parsial," kata Edy.

Selama proses pengerjaan berlangsung, pengendara diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi kecepatan. Sebab, material yang digunakan saat ini masih berupa batu koral sehingga kondisi permukaan jalan belum sepenuhnya rata.

"Kami minta warga juga tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi karena rawan kecelakaan," sambungnya. 

Edy berharap BBPJN dapat mengalokasikan anggaran yang lebih besar untuk melakukan pengaspalan ulang secara menyeluruh di ruas Jalan S. Parman hingga Jalan Brigjen Katamso. Menurutnya, kondisi jalan nasional tersebut sudah lama menjadi keluhan masyarakat.

Saat ini, Pemerintah Kota Bontang hanya bisa melakukan penanganan sementara melalui tambal sulam ketika ditemukan kerusakan sedang hingga berat. Namun, perbaikan itu belum mampu menjadi solusi jangka panjang karena menggunakan material yang tidak permanen.

"Kami terus mendorong agar ruas jalan nasional ini bisa diaspal ulang secara menyeluruh. Warga sudah banyak yang mengeluhkan kondisinya," pungkasnya.






TINGGALKAN KOMENTAR