Dikeroyok 3 Orang di Bukit Kusnodo Bontang, Guru SD yang Viral Kena Begal Pilih Berdamai
Proses mediasi antara korban dan para pelaku.
Guru SD di Teluk Pandan Maafkan Pelaku Pengeroyokan, Kasus Berakhir Damai
KUTAI TIMUR – Kasus pengeroyokan yang sempat viral dan diduga sebagai aksi begal di wilayah Bukit Kusnodo, Kecamatan Teluk Pandan, akhirnya berujung damai. Korban, Cornelius, guru SD Negeri 006 Teluk Pandan, memaafkan tiga pelaku dan sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.
Proses mediasi dilakukan oleh Polsek Teluk Pandan pada Kamis (9/4/2026) malam. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat tidak melanjutkan perkara ke ranah hukum.
Kapolsek Teluk Pandan, Iptu Joko Feriyanto, mengatakan kasus ini sebelumnya sempat ramai karena disebut sebagai aksi pembegalan. Namun, setelah dilakukan pendalaman, peristiwa tersebut diketahui dipicu persoalan pribadi antara korban dan para pelaku.
“Melalui pendekatan persuasif, kedua belah pihak akhirnya sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan,” ujarnya.
Sebelumnya, Cornelius mengaku menjadi korban begal saat melintas di Jalan poros Pipa, Bukit Kusnodo, Desa Martadinata, pada Senin (6/4/2026). Namun, keterangan tersebut kemudian diluruskan setelah penyelidikan dilakukan.
Akibat insiden itu, korban mengalami sejumlah luka, di antaranya luka robek di alis kiri, lebam di mata kiri dan pelipis kanan, serta luka lecet di bibir dan lutut.
Dalam kesepakatan damai, keluarga pelaku bersedia bertanggung jawab atas kerugian yang dialami korban, termasuk memperbaiki handphone yang rusak serta menanggung seluruh biaya pengobatan.
Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto melalui Kapolsek Teluk Pandan menegaskan, mediasi ini merupakan langkah untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
“Kami mengedepankan pendekatan problem solving dengan mempertemukan kedua belah pihak. Alhamdulillah, tercapai kesepakatan damai dan situasi tetap aman serta kondusif,” jelasnya. (*)
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: