•   12 August 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Bukan Sekadar Pantau Pasien, Ini Peran Visite Besar di RSUD Taman Husada

Bontang - Redaksi
12 Agustus 2026
 
Bukan Sekadar Pantau Pasien, Ini Peran Visite Besar di RSUD Taman Husada Manajemen RSUD Bontang bersama para Nakes melaksanakan Visite Besar, di Ruang Teratai, Gedung RSUD, Jalan Letjen S Parman, Belimbing, Bontang Barat. (Dok/Klikkaltim)

BONTANG – Manajemen RSUD Taman Husada Bontang terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas melalui berbagai upaya peningkatan mutu layanan. 

Salah satu kegiatan yang rutin dilaksanakan adalah Visite Besar, yang kali ini digelar di Ruang Teratai sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan asuhan pasien secara menyeluruh.

Diklaim, giat tersebut menjadi sarana koordinasi lintas profesi kesehatan dalam memastikan setiap pasien memperoleh pelayanan yang optimal sesuai kebutuhan medisnya. Melalui pendekatan kolaboratif, tenaga kesehatan dapat melakukan evaluasi langsung terhadap kondisi pasien sekaligus menyusun langkah penanganan yang terintegrasi.

Kepala Bagian Hukum, Kehumasan, dan Kerja Sama RSUD Taman Husada Bontang, Romy Rizka, mengatakan Visite Besar merupakan salah satu agenda klinis berkala yang terus dijalankan sebagai bentuk komitmen rumah sakit dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan secara berkelanjutan.

Menurutnya, giat tersebut tidak hanya berfokus pada pemantauan kondisi pasien, tetapi juga memperkuat koordinasi antar tenaga kesehatan agar proses perawatan berjalan lebih efektif dan terarah.

“RSUD Bontang terus berupaya menjaga kualitas mutu pelayanan kesehatan secara berkelanjutan. Salah satu langkah klinis yang konsisten dilakukan adalah kegiatan Visite Besar yang hari ini dilaksanakan di Ruang Teratai,” kata Romi Rizka saat dikonfirmasi, Rabu (15/7/2026).

Ia menjelaskan, Visite Besar melibatkan berbagai unsur tenaga kesehatan dari berbagai disiplin ilmu. Kegiatan ini diikuti oleh dokter spesialis, dokter ruangan, kepala ruangan, tim keperawatan, hingga tenaga kesehatan penunjang lainnya yang terlibat langsung dalam pelayanan pasien.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan kesamaan persepsi terkait kondisi pasien dan langkah penanganan yang akan dilakukan. Sehingga, setiap keputusan medis dapat diambil berdasarkan hasil evaluasi bersama yang komprehensif.

Dalam pelaksanaannya, terdapat sejumlah fokus utama yang menjadi perhatian tim medis. Pertama, melakukan evaluasi langsung terhadap perkembangan klinis pasien secara menyeluruh. Langkah ini bertujuan memastikan kondisi pasien terus dipantau dan mendapatkan penanganan yang sesuai.

Selanjutnya, tim kesehatan melakukan koordinasi terkait rencana asuhan medis atau care plan yang terintegrasi. Pendekatan tersebut memungkinkan setiap profesi kesehatan menjalankan perannya secara selaras demi mendukung proses penyembuhan pasien.

Selain aspek medis, Visite Besar juga menjadi momentum untuk memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga. Informasi mengenai kondisi kesehatan, proses pemulihan, serta langkah-langkah perawatan disampaikan secara langsung agar pasien dan keluarga dapat memahami tahapan pengobatan yang sedang dijalani.

Menurutnya, keberhasilan pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh kompetensi tenaga medis, tetapi juga sinergi yang terbangun di antara seluruh tim pelayanan. Karena itu, Visite Besar menjadi wadah penting untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi antar profesi.

“Sinergi tim medis yang solid menjadi kunci utama dalam menghadirkan keselamatan pasien atau patient safety serta kenyamanan selama menjalani perawatan di rumah sakit,” tandasnya. (Adv)






TINGGALKAN KOMENTAR