BPBD: Waspada Hujan Intensitas Tinggi Maret 2026, Kelurahan-Kecamatan Tingkatkan Kesiagaan di Titik Rawan
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ismail.
Bontang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang mengimbau seluruh camat dan lurah untuk meningkatkan siaga menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah.
Imbauan itu diutarakan menyusul informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), memperkirakan curah hujan tinggi hingga sangat tinggi terjadi hingga periode Maret 2026.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bontang, Usman melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ismail menuturkan, camat dan lurah diharapkan aktif memantau perkembangan cuaca dan langsung ketitik rawan bencana terutama di kawasan berpotensi banjir, longsor, dan angin kencang.
"Kesiapan pemerintah di wilayah dapat meminimalisir risiko dan dampak bencana di tengah masyarakat," ujarnya, Rabu (25/02/2025).
BPBD juga meminta, agar pihak kecamatan dan kelurahan segera memberikan informasi peringatan dini kepada warga apabila terdapat potensi ancaman bencana.
Kata dia, penyebarluasan informasi dengan cepat dianggap penting supaya bisa mengurangi risiko korban maupun kerugian materiil.
Bukan hanya itu, lanjutnya, setiap kejadian atau potensi bencana yang terdeteksi di wilayah masing-masing juga segera dilaporkan kepada BPBD Kota Bontang untuk ditindaklanjuti.
"Koordinasi pemerintah di wilayah dan BPBD diharapkan memperkuat respons darurat apabila terjadi situasi yang tidak diinginkan," jelasnya. (*)
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: