24 Jam Berjibaku Padamkan Karhutla Bontang, Petugas dan Relawan Sesak Nafas
Salah satu personil Disdamkartan Bontang mengalami sesak nafas saat memadamkan karhutla di Jalan Flores, Bontang Barat, Jumat (16/10/2026) sore.
BONTANG - Sejumlah petugas dan relawan tumbang pasca menjalankan tugas Kebakaran Hutan dan Lahan di Jalan Soekarno Hatta (Ex Flores) pada Jumat (16/10/2026).
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Sarkani, mengatakan sejumlah petugas harus dievakuasi karena mengalami sesak nafas. Personil yang tumbang pun diberikan bantuan oksigen.
"Hanya beberapa saja tumbang akibat sesak nafas. Kami secara fisik memang perlu beristirahat, karena hampir 24 jam bekerja," ucap Sarkani.
Sebagai upaya mitigasi dan mencegah banyaknya petugas yang tumbang. Sistem penugasan personel akan dilakukan secara bergantian.
"Jadi over shift. Kalau sudah lelah langsung mundur. Jangan dipaksakan," sambungnya.
Sebelumnya diberitakan, Kebakaran hebat hutan dan lahan terjadi jalan Soekarno-Hatta pada Kamis (15/10/2026) sore.
Api begitu membesar hingga seluruh personil Disdamkartan kualahan.
Kepala Disdankartan Bontang Amiluddin mengatakan api sulit dijinakkan karena armada kehabisan air.
Dia juga meminta bantuan warga yang memiliki tangki membantu suplai air.
"Ini kondisi api sudah sangat sulit dikendalikan. Bagi yang memiliki tanki bisa membantu support airnya. Semua armada sudah dikerahkan," ucap Amiluddin. (*)
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: