•   23 January 2022 -

Kejam! Pria Tega Bakar Balita karena Kesal Sering Diejek Ayah Korban

Nasional - Redaksi
14 Januari 2022
Kejam! Pria Tega Bakar Balita karena Kesal Sering Diejek Ayah Korban Dea (25), ibu balita yang dibakar di Tambora, Jakarta Barat, ditemui di kediamannya, Kamis (13/1/2022). [SuaraJakarta.id/Faqih Fathurrahman]

KLIKKALTIM - Aksi keji dilakukan Ridwan. Lelaki berusia 31 tahun itu membakar seorang balita berinisial DRA (2,5 tahun) di Tambora, Jakarta Barat.

Kapolsek Tambora, Kompol Faruk Rozi mengatakan, peristiwa balita dibakar ini terjadi pada Minggu (9/1/2022) lalu.

Faruk menjelaskan, pelaku tega membakar DRA lantaran kesal sering menjadi korban bully oleh ayah korban. Diketahui, Ridwan merupakan rekan kerja ayah korban.

"Tersangka tega melakukan itu karena kesal dengan orang tua korban yang suka mem-bully tersangka di tempat kerjanya," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (13/1/2022).

Faruk mengatakan, pelaku membakar korban dengan menyulutkan api dengan korek gas miliknya saat korban sedang berada di rumah pelaku.

Akibat kasus bakar balita ini, DRA mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh.

Dea (25), ibu dari balita yang dibakar di Tambora, Jakarta Barat mengatakan, pelaku Ridwan memang kerap berkunjung ke rumahnya.

Pada saat kejadian, Ridwan awalnya datang ke rumah korban untuk meminjam uang. Namun permintaannya ditolak oleh orang tua korban, karena sedang tidak punya uang.

"Itu awalnya, pinjam duit. Terus tiba-tiba dia mau minjam anak saya. Mau dijajanin katanya," saat ditemui di kediamannya, Kamis (13/1/2022).

Dea mengatakan, pelaku membawa balitanya yang berinisial DRA sekitar pukul 20.00 WIB. Namun sampai pukul 01.00 WIB, tak kunjung kembali.

Ayah korban, Zainal pun menyusul anaknya yang tengah bersama Ridwan. Betapa terkejutnya Zainal mendapati kondisi balitanya yang baru berusia 2,5 tahun terdapat banyak luka bakar.

"Ketahuannya pas sudah pulang, pas dijemput. Pas ditemukan sudah luka-luka. Banyak sih (luka bakar), di leher, di pipi, banyak sih," ungkap Dea.

Atas kejadian itu, Dea bersama sang suami melapor peristiwa ini ke polisi. Awalnya ia mengaku enggan melapor, karena takut tidak ditanggapi.

Kekinian, pelaku telah ditangkap aparat Polsek Tambora di rumahnya pada, Rabu (12/1/2022) sekitar pukul 16.00 WIB.

Dea berharap pelaku mendapat hukuman seberat-beratnya, sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Makasih sama polisi. Dihukum aja seberat-beratnya," pungkas ibu dua anak tersebut.




TINGGALKAN KOMENTAR