•   22 October 2021 -

Minim APD, Petugas Medis Puskesmas Loa Kulu Pakai Jas Hujan, Siap Tangani Pasien Covid-19

Kutai Kartanegara - Redaksi
14 April 2020
Minim APD, Petugas Medis Puskesmas Loa Kulu Pakai Jas Hujan, Siap Tangani Pasien Covid-19 Petugas Puskesmas Loa Kulu menggunakan jas hujan dan pelindung wajah buatan sebagai alat pelindung diri (APD).

KLIKKALTIM.com -- Upaya penanggulangan Virus Corona ( covid-19 ) tidak hanya dilakukan oleh tenaga medis yang berada di rumah sakit rujukan saja,

melainkan juga dilakukan oleh tenaga medis di Puskesmas, seperti dilakukan petugas medis Puskesmas Loa Kulu, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar).

Selain melayani masyarakat dengan keluhan penyakit umum, Puskesmas tersebut juga melayani masyarakat dengan keluhan gejala Virus Corona.

Walaupun terkendala minimnya alat kelengkapan, terutama APD (alat pelindung diri), namun pihak Puskesmas tetap siap melayani masyarakat dengan gejala Virus Corona.

Bahkan, Puskesmas membuka layanan screening khusus untuk masyarakat yang mengalami keluhan gejala Virus Corona.

"Layanan ini kita tempatkan di luar gedung Puskesmas. Ada tim khusus yang kita bentuk untuk penanganan gejala Virus Corona," ucap Kepala Puskesmas Loa Kulu, Hidayatullah, Senin (13/4/2020).

Tidak hanya menunggu warga datang ke Puskesmas saja, namun pihaknya juga langsung ke rumah-rumah warga, terutama warga yang baru tiba dari daerah yang terpapar Virus Corona.

Puskesmas Loa Kulu sendiri menaungi 10 desa. Sejauh ini, dari hasil pemeriksaan, maupun laporan petugas di masing-masing desa, belum ada warga yang positif Virus Corona, walaupun sudah terdapat 12 warga yang masuk kategori ODP (Orang Dalam Pemantauan).

"Kita juga jemput bola ke rumah warga langsung. Sejauh ini belum ada yang positif," imbuhnya.

Sejak Virus Corona mewabah, dan terdapat anjuran Pemerintah agar tidak ada aktivitas kerumunan warga. Pihaknya pun memberlakukan pembatasan layanan kepada masyarakat.

Layanan umum diberikan kepada masyarakat, yakni yang hanya bersifat darurat. Namun, pihaknya memberlakukan layanan langsung ke rumah-rumah warga untuk memberikan penanganan medis.

"Kita memang kurangi. Saat kondisi normal dulu, sehari bisa 80-100 warga yang datang berobat, sekarang hanya 30-40 warga saja," jelasnya.

"Sejauh ini layanan di Puskesmas tetap berjalan lancar. Tenaga medis kita juga cukup dan memadai yang tersebar di-10 desa," sambungnya.

Dia tidak menampik APD yang dimiliki pihaknya sangatlah minim.

Bahkan, guna memenuhi kebutuhan APD, pihaknya terpaksa menggunakan jas hujan, serta membuat pelindung wajah dengan memanfaatkan bahan sederhana.

Namun demikian, perhatian maupun bantuan dari perusahaan juga dirasakan oleh pihaknya.

Belum lama ini, perusahaan memberikan bantuan berupa alat semprot, masker, sarung tangan, sepatu bot dan disinfektan.

"Kami harapkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Salah satunya dengan patuh pada anjuran Pemerintah, social maupun physical distancing harus benar-benar dilaksanakan, mohon pengertian dari masyarakat," pungkasnya. (*)

 

Sumber : tribunkaltim.co




TINGGALKAN KOMENTAR