•   24 September 2021 -

Pelni Batasi Penumpang 50 Persen, Tiket Tak Dijual di Agen

Kaltim -
23 April 2021
Pelni Batasi Penumpang 50 Persen, Tiket Tak Dijual di Agen KM Binaiya bersandar di Pelabuhan Loktuan. (Dok Klikkaltim.com)

KLIKKALTIM.COM - Menjelang larangan mudik 6-17 Mei mendatang, Pemberangkatan terakhir kapal penumpang Pada 3 Mei 2021 diprediksi akan terjadi lonjakan penumpang. Sebab itu dilakukan pembatasan jumlah penumpang hingga 50 persen.

Kasi Angkutan Umum Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang, Welly Sakius mengatakan, sudah terjadi lonjakan jumlah penumpang pada pemberangkatan 21 April lalu. Tidak menutup kemungkinan jumlah penumpang akan kembali membludak.

Terjadinya lonjakan ini diduga karena kebijakan larangan mudik, sehingga masyarakat melakukan pemberangkatan mudik lebih awal, sebelum ditetapkannya jadwal larangan mudik oleh Pemerintah Kota Bontang.

"Ia banyak, karena pemberangkatan kemarin saja sudah meningkat," ujar Welly, Kamis (22/4/21).

Dikatakan Welly, adanya lonjakan ini tak perlu di khawatirkan, lantaran kuota penumpang telah dibatasi sesuai ketentuan protokol Kesehatan Covid-19.

Pun dipastikan pihak PT Pelni tidak akan menjual tiket lebih dari 50 persen dari jumlah kapasitas muat kapal. Ketentuan tersebut telah menjadi syarat dalam berlayar selama Pandemi Covid-19.

"Kan sudah ditetapkan maksimal penumpang hanya 50 Persen atau 500 orang saja, dari total kapasitas kapal yang sebelumnya 1.000 penumpang," tuturnya.

Sementara itu, Perwakilan PT Pelni Cabang Samarinda Syarif Hidayat mengatakan, tiket keberangkatan kapal ini tidak diperjualbelikan di agen. Penumpang tetap wajib menyodorkan surat pemeriksaan rapid antigen dengan hasil negatif. 

“Kami melakukan pengawasan ketat, mengingat ini keberangkatan terakhir," ungkapnya.




TINGGALKAN KOMENTAR