BONTANG- Anggota DPRD Bontang Faisal menyemprot Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang yang dianggap lalai tak menginput anggaran perbaikan jalan rusak di RE Martadinata - Slamet Riyadi, di Kelurahan Loktuan.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyanyangkan soal respon kepala dinas yang tidak mau menjawab konfirmasi dari wartawan. Neni meminta kejadian serupa tak Kembali terulang.
Wabah penyakit menular pada sapi merebak jelang perayaan Idul Adha 2025. Itu sebabnya Pemkot melarang sapi dari beberapa wilayah masuk ke Bontang, khususnya dari wilayah pulau Jawa.
Hasil uji laboratorium yang dilakukan DLH Bontang di kasus dugaan pencemaran PT EUP diragukan. Hasil uji sampel tak bisa dijadikan acuan karena tak melibatkan nelayan saat pengambilan sampel.