•   26 May 2022 -

Tiga Hari Harga Minyak Turun, Masyarakat Rela Antre Dari Pagi

Bontang - Redaksi
21 Januari 2022
Tiga Hari Harga Minyak Turun, Masyarakat Rela Antre Dari Pagi Antrean warga yang ingin membeli minyak goreng di Ramayana Bontang, Jumat (20/1/2022) pagi. (Rifki)

KLIKKALTIM.COM - Suryani warga Desa Santan Ilir rela antre berburu minyak goreng murah hingga datang ke Ramayana Bontang. 

Kedatangannya, ke Bontang bukan kali pertama. Melainkan sudah dua hari ini dirinya berburu minyak goreng murah. 

Meski harus menunggu diantara puluhan pembeli lainnya. Suryani tetap bersabar agar bisa mendapatkan minyak goreng untuk stok di rumahnya. 

"Dari jam 08.00 Wita. Saya datang dari Santan Ilir setelah mendapat kabar tiga hari ini harganya murah," ungkap Suryani saat mengantre di Ramayana Bontang, Jumat (21/1/2022). 

Diketahui, sebelumnya Suryani harus merogoh kocek Rp 42 ribu untuk dua liter minyak goreng berbagai macam jenis. 

Namun, tiga hari kebelakang harga menurun hingga Rp 28 ribu per dua liter. 

Perbedaan jumlah rupiah tersebut ternyata membuat ibu rumah tangga dapat mengirit uang belanjanya. 

"Tidak apa-apa saya antre panjang. Karena, kalau tetap mengikuti harga lama yah uang semakin menipis," ucapnya. 

Nasib yang sama juga dialami oleh Irah, warga Kelurahan Bontang Lestari yang juga ikut antre panjang pembelian minyak goreng murah. 

Menempuh jarak yang jauh ternyata tidak membuat semangat ibu beranak dua luntur. Karena, kondisi keuangan yang kian menipis akibat pasokan harga pangan yang kian melejit. 

"Mau di apa. Kalau ada yang murah dan bisa mengirit pengeluaran harus di kejar meski antre," ucap Irah. 

Sementara, Asisten Manager Ramayana Bontang, Zainudin mengatakan, antrean masyarakat sudah sejak pukul 08.00 wita. Sementara jam operasional Ramayana baru buka pada pukul 10.00 wita. 

"Jam 10.00 wita baru buka. Tapi masyarakat yang antre sudah dua jam sebelumnya," kata Zainudin. 

Stok minyak murah diakuinya baru ada sejak dua hari kebelakang. Dengan menyiapkan 30 dus perhari minyak goreng ludes terjual dalam waktu hanya dua jam. 

Untuk mengantisipasi adanya oknum yang nakal, dirinya mengeluarkan kebijakan memberi tanda pembeli dengan tinta di jari tangan. 

"Kemarin dua jam langsung habis tuh minyak goreng murah. Sekarang pembeli harus dikasih tanda biar tidak ada yang nakal," pungkasnya.




TINGGALKAN KOMENTAR