•   24 January 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Tarif Naik Setelah 8 Tahun, Perumda Tirta Taman Tekankan Kebutuhan Biaya Operasional dan Perbaikan Layanan

Bontang - M Rifki
24 Januari 2026
 
Tarif Naik Setelah 8 Tahun, Perumda Tirta Taman Tekankan Kebutuhan Biaya Operasional dan Perbaikan Layanan Foto bersama di sela pelaksanaan sosialisasi kenaikan tarif PDAM Bontang.

BONTANG – Setelah delapan tahun tanpa penyesuaian tarif, Perumda Air Minum Tirta Taman Bontang akhirnya melakukan kenaikan tarif air bersih. Langkah ini disebut sebagai upaya menjaga keberlanjutan operasional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sosialisasi penyesuaian tarif dimulai pada Jumat (23/1/2026) di Kecamatan Bontang Selatan dengan menghadirkan para Ketua RT dan perangkatnya.

Direktur Perumda Tirta Taman, Suramin, menjelaskan bahwa selama delapan tahun terakhir tarif tidak pernah naik, sementara beban operasional terus mengalami peningkatan. Mulai dari biaya listrik, bahan kimia pengolahan air, perawatan jaringan, hingga biaya distribusi.

“Kami sudah delapan tahun tidak menaikkan tarif. Sementara biaya operasional terus naik. Jika tidak ada penyesuaian, akan berdampak pada kualitas layanan,” ujar Suramin.

Ia memastikan kenaikan tarif relatif kecil, yakni berkisar Rp500 hingga Rp1.500 per meter kubik. Selain itu, konsumsi rumah tangga tetap diproteksi pada batas 10 kubik per bulan agar tidak memberatkan pelanggan kecil.

Penyesuaian tarif ini juga dilakukan berdasarkan hasil evaluasi dan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang menilai tarif lama sudah tidak relevan dengan kondisi biaya saat ini.

Suramin menambahkan, salah satu tantangan terbesar dalam pelayanan air bersih di Bontang adalah kondisi infrastruktur yang sudah menua. Saat ini, Perumda Tirta Taman mengelola jaringan pipa sepanjang kurang lebih 600 kilometer yang melayani 36.303 rumah, dengan usia jaringan rata-rata di atas 20 tahun.

“Pipa-pipa ini sudah berumur lebih dari dua dekade. Perlu peremajaan dan perbaikan berkala agar distribusi air tetap optimal,” jelasnya.

Ia juga menyinggung persoalan air keruh yang kerap dikeluhkan warga. Menurutnya, kondisi tersebut umumnya dipicu gangguan teknis pada jaringan lama, bukan karena kualitas produksi air di instalasi pengolahan.

Dengan adanya penyesuaian tarif, Perumda Tirta Taman berkomitmen melakukan peningkatan pelayanan secara bertahap, termasuk perbaikan jaringan dan respons cepat terhadap keluhan pelanggan.

Bagi warga yang mengalami lonjakan tagihan akibat gangguan teknis, perusahaan membuka opsi cicilan dan relaksasi pembayaran.

“Kalau memang murni karena kerusakan jaringan, pelanggan hanya membayar sesuai pemakaian riil,” tegasnya.

Sosialisasi akan berlanjut pada Sabtu (24/1) dan Minggu (25/1) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, dengan mengundang seluruh Ketua RT di Kecamatan Bontang Utara.

Sementara itu, Asisten II Pemkot Bontang, Sony Suwito, menyampaikan bahwa penyesuaian tarif juga merupakan tindak lanjut arahan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

“Kami di daerah menjalankan kebijakan sesuai regulasi dan instruksi yang berlaku,” ujarnya. (adv)






TINGGALKAN KOMENTAR