Sosialisasi Tarif Baru Air Sukses Digelar di 3 Kecamatan Bontang; Warga Setuju Naik, Asal Kualitas Baik
Sosialisasi rencana kenaikan tarif air di Kecamatan Bontang Barat pada Minggu (25/1/2026) (Klik Kaltim).
BONTANG- Kecamatan Bontang Barat menjadi wilayah terakhir sosialisasi tarif air Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Taman. Bertempat di BPU Kantor Kecamatan sosialiasasi berjalan lancar, Minggu (25/1/2026) pagi.
Direktur Perumda Tirta Taman Suramin mengatakan, respon warga positif terkait penyetaraan tarif dasar air bersih naik dalam waktu dekat.
Hanya saja catatan setiap warga akan ditampung dan dijalankan. Semisal menjaga kualitas air tidak berlumpur sampai ke pelanggan.
Suramin mengaku untuk memperbaiki sistem distribusi perlu adanya perawatan intensif. Nantinya pembersihan WTP akan dilakukan setiap bulan. Tidak seperti saat ini.
Penyesuaian tarif ini juga sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kaltim bernomor 100.3.3,1/K.391/2024.
"Perwakilan warga responnya bagus. Mereka setuju dan minta kami tingkatkan kualitas. Akan di jalankan. Sekarang kan shutdown dilakukan 3 bulan sekali karena anggaran kami terbatas," ucap Suramin.
Lebih lanjut, hasil sosialisasi ini akan disampaikan ke Pemkot Bontang. Kemudian bagian Pemkot Bontang yang akan menjawab surat Gubernur Kaltim terkait instruksi kenaikan tarif.
Proses kenaikan pun tudak ujuk-ujuk. Banyak prosedur yang harus dilewati. Semisal Pemkot Bontang menjawab surat kemudian mengeluarkan ketetapan terkait penyesuaian tarif.
"Hadi belum dalam wajtu dekat. Perintah surat Gubernur harus naik Februari. Tapi kan kami harus dapat tanggapan pelanggan jangan sampai ada penolakan," sambungnya.
Di kesempatan yang sama Asisten II Pemkot Bontang Sony Suwito turut menyampaikan permohonan maaf ke warga. Sebab kenaikan tarif air ini merupakan instruksi dari Gubernur Kaltim.
Pemkot Bontang bahkan mencatat sudah sejak 2022 lalu diminta ada kenaikan. Namun Pemkot masih bertahan dengan harga lama sembari menunggu kajian lebih mendalam.
Pemkot mencatat bahkan terakhir penyesuaian kenaikan tarif sejak 8 tahun lalu. Untuk itu pada 2026 ini penyesuaian tarif harus dilakukan.
"Pada 2024 kemarin sudah diminta naik. Ancamannya APBD 2026 akan dievaluasi. Kami tidak mau dan perhitungan kenaikan sudah nilainya pun tidak memberatkan pelanggan," ucap Sony.
Sebelumnya diberitakan sejak Jumat (23/1) lalu Perumda Tirta Taman sudah menjalankan sosialisasi. Lokasi pertama di Kecamatan Bontang Selatan, kemudian pada Sabtu (24/1) kemarin berlangsung sosialisasi di Kecamatan Bontang Utara. Setelah itu pada Minggu (25/1) ini berlangsung di Kecamatan Bontang Barat.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: