•   23 October 2026 -

PT. Borneo Pariwara Mandiri

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Sebut PLN Ingkar Janji Soal Pemadaman Listrik, Warga Bontang Siapkan Aksi Demo Jilid II

Bontang - M Rifki
23 Oktober 2026
 
Sebut PLN Ingkar Janji Soal Pemadaman Listrik, Warga Bontang Siapkan Aksi Demo Jilid II Aksi demonstrasi di halaman Kantor PLN Bontang pada 17 September 2026 lalu.

BONTANG – Warga Bontang akan menggelar demonstrasi jilid II di Kantor PLN pada Rabu (28/10/2026) mendatang. Aksi ini merupakan buntut kekecewaan warga karena pemadaman listrik bergilir yang masih berlangsung.   

Ketua PHM Bontang, Udin Mulyono, mengatakan tuntutan utama dalam aksi tersebut adalah menagih janji PLN pada demonstrasi sebelumnya. Saat itu, manajemen PLN menjanjikan pemadaman bergilir berakhir pada September 2026. Namun komitmen itu tak terwujud.  

"Kami kecewa PLN ingkar janji. Pekan depan kami demo dan menolak pertemuan menjelang hari H," ucap Udin Mulyono, Jumat (23/10/2026).

Selain itu, PHM juga membawa tuntutan tambahan, yaitu permintaan kompensasi akibat pemadaman bergilir. Menurutnya, PLN harus bertanggungjawab atas kerusakan perlatan elektronik akibat pemadaman listrik.

"Harusnya yang menanggung semua kerugian itu PLN," tuturnya.

Udin memastikan jumlah pendemo jilid II akan semakin besar. Pasalnya, pemadaman listrik juga mengakibatkan terhentinya pasokan air bersih dari PLN. Terganggunya dua layanan fasilitas dasar itu memicu kekesalan warga.

Selain itu, para pendemo akan kembali melempar telur busuk ke kantor PLN, seperti yang dilakukan pada demo sebelumnya.

“Telur busuk menanti,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, selama dua pekan terakhir, intensitas pemadaman bergilir mulai kembali terjadi di Bontang. Bahkan, dalam sehari terdapat empat jadwal pemadaman.

Dalam laman informasi resmi PLN, pemadaman dimulai pukul 08.00 Wita hingga 22.00 Wita. Pada setiap jadwal pemadaman bergilir, listrik dipadamkan selama empat jam.

Hingga berita ini diterbitkan, PLN belum menjawab pertanyaan awak media yang disampaikan melalui pesan singkat. (*)






TINGGALKAN KOMENTAR