Sebulan 2 Ribu Pasien, Bontang Kekurangan Ruang Rawat Inap, Pasien Munumpuk di IGD
Layanan pendaftaran di RSUD Taman Husada Bontang.
BONTANG - Dalam dua bulan terakhir, tren kebutuhan perawatan intensif di Kota Bontang meningkat drastis. RSUD Taman Husada bahkan kewalahan menampung lonjakan pasien hingga ruang perawatan kerap penuh.
Akibat keterbatasan ruang, sejumlah pasien yang seharusnya mendapatkan perawatan inap terpaksa menunggu cukup lama di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Menanggapi kondisi tersebut, Wali Kota Bontang Neni Moernaeni mengatakan pihaknya akan segera memfungsikan Rumah Sakit Tipe D di Jalan Ahmad Yani. Rumah sakit ini dipersiapkan untuk membantu mengurai kepadatan pasien di RSUD Taman Husada. Kapasitasnya diperkirakan mampu menampung sekitar 50 pasien rawat inap.
“Kami sudah anggarkan untuk memfungsikan RS Tipe D. Perizinan sedang dikebut agar pasien bisa dialihkan ke sana saat RSUD penuh,” ujar Neni Moernaeni.
.jpeg)
Berdasarkan data BPJS Kesehatan, lima rumah sakit di Bontang melayani sedikitnya 2.209 kasus setiap bulan. Sementara kapasitas tempat tidur masih jauh dari ideal. RSUD Taman Husada hanya mampu menampung sekitar 200 pasien, rumah sakit Tipe C memiliki kapasitas sekitar 100 tempat tidur, dan rumah sakit Tipe D menyediakan sekitar 50 tempat tidur.
“Kalau dihitung, kapasitas kita masih sangat kurang. Karena itu kami juga merencanakan pengembangan ruang perawatan di RSUD,” tambah Neni.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: