Pemkot Bontang 'Kantongi' Rp 6 Miliar dari Deposito Tahun 2025; Turun Rp 13 M dari Sebelumnya
Ilustrasi ChatGPT
BONTANG- Pemerintah Kota Bontang mencatatkan laba bersih dari program Deposito ke Bank Himpunan Negara (Himbara) pada 2025 sebanyak Rp6 miliar. Dana tersebut tercatat sebagai Lain-lain Pendapatan Asli Daerah (PAD) di batang tubuh APBD.
Angka ini terbilang kecil karena uang nganggur di Kas Daerah hanya bisa diendapkan selama 3 bulan. Berbeda dengan 2024 lalu dimana Pemkot Bontang mendapatkan untuk Rp19 miliar.
Kepala Bidang Anggaran Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Yoga Saputra, mengatakan hasil Deposito ini tak sebesar sebelumnya.
Kendati demikan hasil deposito udang Kas Daerah ke Bank tetap bermanfaat untuk kenaikan PAD Bontang.
"Hasil Deposito 2025 sekitar Rp 6 miliar saja. Karena durasi singkat 3 bulan. Perbankan tidak perpanjang," ucap Yoga.
Lebih lanjut, alasan pendapatan kecil karena Perbankan punya tugas berat menghabiskan suntikkan dari Kementerian Keuangan.
Apalagi Perbankan harus kejar target. Jika program Kemenkeu tidak dijalankan justru akan mendapatkan warning.
Diketahui, program Deposito ini diklaim tak mempengaruhi arus kas keuangan daerah. Sebab, apabila dana ingin dipakai sewaktu-waktu tetap bisa digunakan.
Selain itu, dana ini juga tak mempengaruhi belanja daerah karena uangnya bisa dipakai ketika dibutuhkan.
"Kalau saja 6 bulan mungkin PAD juga meningkat," sambungnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: