•   30 March 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Masuk Musim Kemarau, BPBD Sampaikan Langkah Mitigasi

Bontang - Asriani
29 Maret 2026
 
Masuk Musim Kemarau, BPBD Sampaikan Langkah Mitigasi Ilustrasi kekeringan saat musim kemarau.

Bontang - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana saat musim kemarau 2026. 

Imbauan ini disampaikan menyusul informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi sebagian wilayah Indonesia mulai memasuki musim kemarau pada April, sementara Kalimantan Timur (Kaltim) diperkirakan menyusul pada Mei hingga Juni.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bontang, Usman melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ismail menyampaikan, langkah mitigasi perlu dilakukan sejak dini untuk mengurangi risiko bencana yang sering terjadi saat kemarau, seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kekeringan, hingga gangguan kesehatan.

“Sebagai langkah siaga, kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, terutama di wilayah rawan seperti hutan dan lahan kering,” ungkapnya, Minggu (29/03/2026).

Kata dia, masyarakat diminta tidak membakar sampah, tidak membuka lahan dengan cara dibakar, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan. 

Selain itu, warga juga diingatkan untuk lebih bijak dalam menggunakan air bersih, mengingat potensi berkurangnya pasokan saat musim kemarau.

“Gunakan air seperlunya untuk kebutuhan sehari-hari, serta segera perbaiki jika ada kebocoran pipa,” tambah Ismail.

Selain itu, lanjut Ismail, BPBD juga meminta masyarakat menampung air hujan dan menjaga sumber air seperti sumur dan mata air, terutama daerah yang belum terjangkau layanan PDAM. 

Serta tetap menjaga kesehatan dengan menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

"Kami akan melakukan pemantauan dan sosialisasi untuk meminimalkan dampak musim kemarau di wilayah Kota Bontang," jelasnya.






TINGGALKAN KOMENTAR