Keterbatasan Lahan Jadi Tantangan, RSUD Taman Husada Optimalkan Area Kosong untuk Parkir Pengunjung
Kendaraan roda empat terparkir di area RSUD Taman Husada Bontang. (Klik Kaltim)
BONTANG – Keterbatasan lahan parkir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang terus menjadi perhatian manajemen.
Untuk mengatasi kepadatan kendaraan, setiap area kosong yang memungkinkan kini dimanfaatkan sebagai lokasi parkir sementara bagi pengunjung.
Direktur RSUD Taman Husada, Suhardi, mengatakan salah satu area yang dimanfaatkan berada di jalur keluar sisi turunan rumah sakit.
Lokasi tersebut mampu menampung puluhan kendaraan roda empat sehingga dapat mengurangi kepadatan di area parkir utama.
Meski demikian, pengunjung yang memarkir kendaraan di lokasi tersebut harus berjalan kaki menuju gedung pelayanan.
Namun, pihak rumah sakit tetap memberikan kemudahan bagi pasien dengan memperbolehkan kendaraan berhenti sementara di depan pintu masuk untuk proses naik turun penumpang. Terutama bagi pasien yang membutuhkan penanganan segera.
"Kalau ada kondisi darurat, kendaraan boleh berhenti di depan pintu masuk untuk menurunkan pasien. Setelah itu, kendaraan dipindahkan ke area parkir yang telah disediakan," ujar Suhardi, Sabtu (18/7/2026).
Dalam pengaturan parkir, manajemen RSUD juga mengimbau seluruh pengunjung agar tidak memarkir kendaraan hingga mengganggu akses jalan umum.
Meski demikian, pada jam-jam tertentu kendaraan roda empat masih kerap meluber hingga ke bahu Jalan S. Parman karena tingginya jumlah pengunjung.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, petugas keamanan secara aktif mengarahkan pengendara memindahkan kendaraan apabila tersedia ruang parkir yang kosong di dalam area rumah sakit.
Selain melakukan pengaturan secara langsung, petugas juga menggunakan pengeras suara untuk memanggil pemilik kendaraan yang parkir tidak pada tempatnya atau berpotensi menghambat arus lalu lintas.
"Kalau ada kendaraan yang mengganggu akses, kami umumkan melalui pengeras suara agar pemiliknya segera memindahkan kendaraan. Dengan begitu, pengaturan parkir tetap berjalan sesuai mekanisme," tutupnya. (*)
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: