Kerja Ekstra Padamkan Karhutla, Personel Damkar dan BPBD Bontang Bakal Terima Insentif Tambahan
Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan karhutla. (Ist)
BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berencana memberikan insentif tambahan kepada personel pemadam kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang bertugas menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Wali Kota Bontang Neni Moernaeni mengatakan, insentif tersebut merupakan bentuk apresiasi bagi pegawai yang menjalankan tugas dengan tingkat risiko tinggi. Rencana pemberian tambahan penghasilan itu telah disampaikan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk dikaji, termasuk dari sisi aturan dan besaran anggarannya.
“Tim sedang mengkaji apakah insentif ini diperbolehkan. Sedangkan untuk anggaran tetap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah,” kata Neni kepada awak media, Kamis (22/10/2026).
Selain mengkaji pemberian insentif, Pemkot Bontang juga mengalokasikan anggaran tambahan melalui APBD Perubahan 2026 untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan suplemen bagi petugas. Dukungan tersebut ditujukan untuk membantu menjaga daya tahan tubuh personel yang bertugas menangani karhutla.
“Tidak perlu khawatir. Kami juga berjuang memberikan fasilitas yang memadai. Selain itu ada juga dukungan dari perusahaan,” ujarnya.
Neni turut menyampaikan terima kasih kepada relawan dan petugas yang tetap siaga menangani karhutla. Ia juga mendorong kepolisian menindaklanjuti setiap kejadian untuk mengusut dugaan pembakaran lahan secara sengaja.
“Polisi harus turun tangan menelusuri. Kalau terbukti silakan diproses,” pungkasnya. (*)
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: