•   16 October 2026 -

PT. Borneo Pariwara Mandiri

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

ISPA Melonjak, Puskesmas Bontang Utara Catat 1.872 Kasus Sepanjang 2026

Bontang - M Rifki
16 Oktober 2026
 
ISPA Melonjak, Puskesmas Bontang Utara Catat 1.872 Kasus Sepanjang 2026 Puskesmas Bontang Utara 1 di Jalan Ahmad Yani. (Klik Kaltim)

BONTANG – Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Puskesmas Bontang Utara 1 mengalami kenaikan yang cukup signifikan sepanjang 2026.

Kepala Puskesmas Bontang Utara 1, dr. I Wayan Santika, mengatakan hingga Kamis (15/10/2026) tercatat ada 1.872 warga yang didiagnosis terkena ISPA.

Kasus terbanyak tercatat pada September 2026 dengan jumlah pasien sebanyak 289 orang. ISPA dicurigai banyak menyerang warga akibat kualitas udara yang tercemar asap.

"Peningkatannya signifikan. Pertengahan Oktober saja sudah 146 orang yang terjangkit ISPA. Angka ini diprediksi bertambah karena kualitas udara Bontang masih belum baik akibat asap," ucap dr. I Wayan Santika.

Lebih lanjut, data Puskesmas Bontang Utara 1 mencatat kelompok usia 1–9 tahun menjadi yang paling banyak terkena ISPA, dengan jumlah 828 orang.

Kemudian, disusul kelompok lansia sebanyak 715 orang dan kalangan remaja sebanyak 329 orang. I Wayan mengingatkan warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

Penyakit ISPA pada umumnya dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup bersih, seperti menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah.

"Paling banyak memang menyerang anak kecil. Untuk itu, kami minta protokol kesehatan bisa diperketat. Budaya hidup bersih juga harus disiplin diterapkan," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Bontang cukup mengkhawatirkan. Data Dinas Kesehatan Bontang mencatat hingga Agustus 2026, total sudah 18.498 orang terkena ISPA.

Dari data yang diterima Klik Kaltim, terdapat lima kelompok usia yang mengidap ISPA. Kelompok dewasa tercatat paling banyak, dengan jumlah 7.438 orang. Disusul kelompok balita sebanyak 4.729 orang.

 

Kemudian, kelompok anak-anak sebanyak 2.802 orang mengidap ISPA. Kelompok remaja tercatat sebanyak 2.512 orang, sedangkan kelompok lansia sebanyak 1.017 orang. (*)






TINGGALKAN KOMENTAR