•   15 July 2024 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Ini Langkah Pemkot Tangani Banjir di RT 33 Tanjung Laut

Bontang - Redaksi
10 Juli 2024
 
Ini Langkah Pemkot Tangani Banjir di RT 33 Tanjung Laut Lurah Tanjung Laut Susardi (kanan) dan perwakilan Dinas PUPRK meninjau drainase di RT 33, Rabu (10/7/2024) pagi. (Ist)

KLIKKALTIM - Pemkot Bontang merespons keluhan warga atas bencana banjir di Kawasan RT 33 Kelurahan Tanjung Laut, Bontang Selatan. Selain menerjukan tim khusus pembersihan drainase, Pemkot juga tengah menjalankan program jangka panjang untuk membereskan persoalan banjir.

Lurah Tanjung Laut Susardi mengatakan, hujan lebat yang terjadi Selasa (9/7/2024) kemarin memang menyebabkan banjir di Kawasan RT 33,34, dan 35. Maka dari itu pihaknya bersama tim Pasukan Bersih Sungai (Pambers) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK), serta perwakilan kecamatan langsung terjun ke lapangan.

Upaya yang dilakukan adalah membersihkan saluran drainase. 
Normalisasi ini dilakukan agar saluran air berfungsi dengan baik. 

"Ini merupakan instruksi langsung dari Bapak Walikota. Saat terjadi banjir seluruh instansi terkait harus turun ke lapangan dan segera melakukan penanganan," kata Susardi ditemui Rabu (10/7/2024) pagi.

Dia menuturkan RT 33 memang masuk dalam kawasan rawan banjir. Sebab area itu berada di titik cekungan, sehingga seluruh aliran air mengarah ke daerah tersebut.

Namun dia memastikan Pemkot tidak tinggal diam, karena telah menyusun program untuk mengatasi bencana yang terus menjadi momok tersebut.

"Salah satu solusinya adalah dengan membangun Polder Tanjung Laut," ungkapnya.

Progres pembangunan Polder ini pun dipastikan bukan sekadar wacana. Buktinya Pemkot telah menyiapkan anggaran untuk pembebasan lahan di tahun ini.

"Sudah proses pembentukan tim pembebasan. Bahkan anggaran pun akan ditambah. Ini menjadi bukti komitmen Pemkot menanggulangi banjir. Dan memang intensitas banjir di Bontang sudah jauh berkurang saat ini," tutur Susardi. 

Selain meninjau di kawasan tersebut, pihak kelurahan dan PUPRK juga meninjau titik genangan di perbatasan RT 1 dan RT 4. Pemkot tengah menyusuan perencanaan untuk menyelesaikan persoalan tersebut. 

Beberapa waktu lalu Kabid Sanitasi, Air Minum dan Sumber Daya Air Dinas PUPRK Bontang Edi Suprapto mengatakan, anggaran Rp 11 miliar disiapkan untuk pembebasan lahan polder Tanjung Laut tahun 2024 ini. 

Nantinya lahan yang dibebaskan itu berukuran 1 hektar lebih. Lokasinya tidak jauh dari SPBU Tanjung Laut. Tepatnya di Jalan Selat Karimata. Namun Ia tidak membeber lokasi secara rinci untuk mencegah spekulan tanah.

"Ada itu dianggarkan Rp11 miliar. Untuk pembebasan lahan dan persiapan lainnya. Semoga berjalan lancar," ucap Edi kepada Klik Kalitim. 

Lebih lanjut Polder ini nantinya bisa dijadikan sarana dalam pengendalian banjir. Selain itu, dapat juga dimanfaatkan untuk program pemanfaatan air bersih di atas permukaan.  Berdasarkan dokumen perencanaan, biaya membangun polder tidaklah sedikit. Pembangunan fisik diperkirakan akan menelan anggaran senilai Rp 34 miliar.  (*)






TINGGALKAN KOMENTAR