•   25 September 2026 -

PT. Borneo Pariwara Mandiri

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Gelombang Protes Penolakan Kucuran Rp 32 Miliar untuk Lang-Lang Berlanjut; Giliran Ketua Fraksi Gerindra Angkat Bicara

Bontang - M Rifki
24 September 2026
 
Gelombang Protes Penolakan Kucuran Rp 32 Miliar untuk Lang-Lang Berlanjut; Giliran Ketua Fraksi Gerindra Angkat Bicara -

BONTANG - Gelombang protes kalangan DPRD Bontang terkait rencana revitalisasi Stadion Lang-Lang atau Bessai Berinta terus berdatangan.

Setelah Anggota Fraksi ADB Muhammad Sahib memprotes, diikuti Wakil Ketua DPRD Joni Alla' Padang giliran Fraksi Gerindra Sem Nalpa yang ikut bersuara. 

Kepada Klik Kaltim, Sem Nalpa menilai ada hal yang lebih penting ketimbang menggelontorkan Rp32 miliar hanya untuk satu fasilitas saja.

Dia bilang, saat ini pemerataan pembangunan dinilai belum adil. Salah satu contohnya pemerataan pembangunan di Kecamatan Bontang Barat.

Di sana, hampir semua infrastruktur dasar masih sangat tertinggal. Mulai dari penerangan jalan umum dan lingkungan, akses jalan rusak, penanganan banjir, serta fasilitas air bersih.

"Jalan Kampung Timur itu cuman butuh Rp8 miliar. Alasan Pemkot tidak mau bangun karena anggaran terbatas. Tapi kok ke revitalisasi Lang-Lang anggaran yang besar justru diperjuangkan," ucap Sem Nalpa.

Lebih lanjut, Anggota DPRD Dapil Bontang Barat ini pun memahami mekanisme alokasi anggaran itu masih bersifat usulan dan belum final.

Untuk itu, Pemerintah Kota Bontang diminta untuk selektif dalam mengalokasikan anggaran di tengah keterbatasan APBD 2027 mendatang.

"Kalau tahu sudah APBD seret harusnya lebih selektif mengusulkan. Pilih yang prioritas. Bontang Barat perlu perhatian segera," sambungnya.

Dari catatan Klik Kaltim, bahkan Pemerintah Kota Bontang pada 2026 tidak mampu membiayai pembangunan atau relokasi SMP Negeri 7.

Walhasil, Disdikbud Bontang harus mencari dana lain untuk melakukan pembangunan tersebut. Diketahui, Disdikbud mendapat alokasi anggaran Rp2,3 miliar untuk pembangunan fasilitas SMP Negeri 7 pada 2026 ini melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Bontang Nurhadi mengatakan, anggaran tersebut digunakan untuk membangun sebanyak 4 ruang kelas baru (RKB), toilet, dan laboratorium.

"Karena anggaran daerah seret jadi kami pakai dana pusat. Tapi yah itu bangunnya bertahap atau dicicil," ucap Nurhadi, Senin (21/9/2026).






TINGGALKAN KOMENTAR