Sosialisasi Rencana Tarif Baru di Bontang Utara; PDAM Jaga Kualitas dan Pastikan Mengalir Setiap Hari
Sosialisasi rencana penerapan tarif baru oleh Perumda Tirta Taman di Kecamatan Bontang Utara bertempat di Pendopo Rujab Wali Kota (Klik Kaltim).
BONTANG- Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Taman menggelar sosialisasi penyesuaian tarif baru yang akan berlaku 2026 ini.
Lokasi kedua sasaran peserta sosialisasi di Kecamatan Bontang Utara yang berlangsung di Rumah Jabatan Wali Kota Jalan Awang Long pada Sabtu (24/1/2026).
Perwakilan ketua RT dan perangkatnya pun diundang untuk dibekali informasi alasan kenaikan tarif dasar pembayaran air.
Direktur Perumda Tirta Taman Suramin memimpin langsung sosialisasi ini. Kata dia alasan kebaikan tarif ini untuk mengoptimalkan biaya operasional.
Terlebih untuk, menjangkau kualitas air yang bersih perlu dilakukan pemeliharaan setiap bulan. Dengan harga lama Perumda Tirta Taman harus menunggu 3 bulan baru melakukan pemeliharaan.
Ditambah lagi Perumda Tirta Taman melayani sebanyak 36.303 rumah. Distribusi air pun juga diperhatikan setiap eksisting yang tersedia.
"Kami dituntut kualitas maksimal. Tapi, anggaran terbatas karena 8 tahun pakai tarif lama. Setelah tarif baru kualitas pasti akan ditingkatkan," ucap Suramin.
Lebih lanjut, Suramin menggaransi Bontang mengalir setiap hari. Tidak ada lagi daerah yang memiliki jadwal pendistribusian.
Pasokan air pun dipenuhi dari total 32 sumur dalam untuk masyarakat. Setiap pengolahan juga dipastikan sesuai prosedur. Itu makanya Perumda Tirta Taman masuk pelayanan terbaik di wilayah regional 3.
"Untuk mengelola butuh waktu dan biaya. Kami tekan operasional kantor untuk pelanggan. Jadi pelanggan merupakan raja untuk mendapatkan air yang maksimal," tuturnya.
Landasan kenaikan tarif ini disesuaikan dengan kategori. Untuk rumah tangga kenaikan berkisar dari Rp500- Rp1.500 per kubiknya.
Rata-rata konsumtif 1 sambungan pun berkisar 10 kubik. Artinya untuk pembiayaan air tidak mungkin membengkak dan membebani masyarakat.
"Beli kuota dan uang BBM lainnya saja bisa. Bayar air masa naik sedikit saja tidak bisa. Air kebutuhan utama yang memang harus diperhatikan standarnya," sambungnya.
Sukanan, warga dari Kelurahan Guntung mengaku sepakat dengan rencana kenaikan tarif asalkan kualitas air yang dialirkan ke rumah-rumah warga jauh lebih baik. "Setuju saja kita ini mas, asalkan itu kualitasnya ditingkatkan," tandasnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: