•   14 May 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

SDN 009 Bontang Utara Sulap Drainase jadi Kolam Budidaya Ikan Nila

Advertorial - Asriani
14 Mei 2026
 
SDN 009 Bontang Utara Sulap Drainase jadi Kolam Budidaya Ikan Nila Siswa bersama guru merawat ikan nila bersama

BONTANG - SDN 009 Bontang Utara melakukan terobosan dengan memanfaatkan saluran drainase sebagai tempat perawatan ikan nila. Selain lebih estetik juga mencegah pertumbuhan nyamuk di sekitar saluran air. 

Kegiatan tersebut menjadi cara sekolah mengenalkan pembelajaran berbasis lingkungan secara langsung kepada siswa. Tak hanya melihat teori di kelas, para siswa ikut turun tangan merawat ikan setiap hari bersama guru pendamping.

Kepala Sekolah SDN 009 Bontang Utara, Yuliati menuturkan, awalnya sekolah hanya menebar sekitar 100 bibit ikan nila ke drainase yang dimodifikasi menjadi kolam sederhana. Namun seiring waktu, sebagian ikan berkembang biak secara alami hingga jumlahnya kini diperkirakan mencapai lebih dari 200 ekor.

“Karena ikan berkembang lagi, reproduksinya lumayan. Jadi sekarang jumlahnya sudah tidak terhitung pasti lagi," ungkapnya kepada awak media.

Menirutnya, peningkatan jumlah ikan itu menjadi tanda bahwa lingkungan drainase sekolah cukup mendukung untuk budidaya ikan air tawar. Selain itu, siswa juga semakin antusias mengikuti kegiatan perawatan ikan.

Setiap hari, kata dia, siswa bersama guru membersihkan drainase, memberi pakan hingga memantau pertumbuhan ikan. Kegiatan tersebut dilakukan melalui kelompok kerja kolam ikan yang dibentuk sekolah.

"Guru bersama siswa merawat karena  dipandu oleh guru, karena kami punya  kelompok kerja untuk kolam ikan," terangnya.

Disinggung mengenai waktu panen, kata Yuliati, untu tahun ini sekolah belum melakukan panen karena ikan masih dalam tahap pembesaran. Biasanya panen dilakukan setiap enam bulan sekali dan hasilnya dimanfaatkan untuk konsumsi internal sekolah.

"Untuk tahun ini belum panen, karena itu baru pembesaran benih lagi," jelas Yuliati.






TINGGALKAN KOMENTAR